11.7 C
New York
11/05/2021
Aktual

Saatnya Pakai dan Promosi Produk Industri Dalam Negeri

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak masyarakat makin mencintai, menggunakan dan mempromosikan produk industri dalam negeri. Langkah ini, menurutnya, akan mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku usaha di Indonesia agar berkesinambungan sehingga mampu menguasai pasar domestik serta internasional.

“Kualitas produk industri kita sebenarnya banyak yang bagus. Bahkan, sudah ada yang memenangi pasar ekspor. Untuk sektor industri kecil dan menengah (IKM), produk kerajinan banyak yang berkonsep ramah lingkungan karena melalui proses recycle,” tegas menperin seusai melepas peserta jalan sehat dengan tema 100% Cinta Produk Indonesia, yang diadakan Sanken, di Jakarta, Minggu (5/1).

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, yang juga hadir, menyambut baik kegiatan ini. Ia mengharapkan masyarakat terlibat dalam memperluas pasar industri dalam negeri khususnya IKM.

“Kami terus mendorong pelaku industri untuk meningkatkan penggunaan komponen lokal. Kami juga memfasilitasi untuk promosi seperti lewat pameran baik di dalam maupun luar negeri,” paparnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan indikator kinerja perdagangan di tingkat ASEAN, Indonesia unggul di berbagai sektor industri seperti makanan, tekstil, kimia, mineral, agro berbasis CPO, elektronika, dan alat transportasi.

“Sedangkan, dilihat dari revealed comparative advantage, Indonesia unggul di 100 produk,” ungkap Airlangga seraya mengharapkan sektor-sektor tersebut akan menjadi ambassador industri nasional di kancah regional hingga global,” katanya.

Airlangga juga mengimbau kepada masyarakat, pelaku industri dan pemangku kepentingan agar mendukung dan menyukseskan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Wujud dukungan ini baik dengan menggunakan barang atau jasa produksi dalam negeri, maupun menyediakan barang dan jasa berkualitas untuk mensubstitusi barang-barang kebutuhan yang sebelumnya didapatkan melalui impor.

“Hal ini sesuai dari arahan Bapak Presiden Joko Widodo agar kita segera mengurangi ketergantungan barang impor. Selain itu, sebagai salah satu poin penting dalam meujudkan revolusi mental masyarakat Indonesia saat ini,” paparnya.

Terkait P3DN, menperin menjelaskan, pihaknya gencar mengkampanyekan program P3DN. Ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang dilanjutkan dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 2 Tahun 2014 tentang Pedoman P3DN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Program P3DN juga sebagai bagian dari misi pembangunan industri kita ke depan untuk menjadi pilar dan penggerak utama perekonomian nasional,” tuturnya.

Selain itu, program P3DN juga salah satu prioritas pembinaan Kemenperin yang tercantum dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035.

Adapun sasaran dari program P3DN, antara lain fasilitasi insentif kepada pihak yang konsisten memakai produk dalam negeri, mendorong produk atau barang yang ada dalam daftar inventarisasi barang dan jasa produksi dalam negeri agar masuk ke dalam e-Catalog pengadaan pemerintah, pemberian penghargaan Cinta Karya Bangsa, dan pelaksanaan Pameran Produksi Indonesia. (tety)

Related posts

Mobil Terjun dari Parkir Lantai 5, Sepasang Kekasih Tewas

Tety Polmasari

Microsoft Luncurkan Aplikasi Office untuk Tablet iPad

Tety Polmasari

Pembangunan Sektor Pertanian Harus Manfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Tety Polmasari

Leave a Comment