Harga Aneka Cabai Mulai Turun

Senin, 20 Mar 2017

2017-03-20_20-50-09

JAKARTA (Pos Sore) — Saat ini harga aneka jenis cabai tengah alami penurunan harga menyusul membaiknya produksi cabai akibat cuaca yang membaik dan pengetatan jalur distribusi oleh pihak Kepolisian dan Kementan.

“Dengan cuaca membaik dan produksi cabai juga semakin normal, dan semuanya memang cenderung turun,” ungkap Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono, di Kantor Ditjen Hortikultura, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (20/3).

Meski posisi harga cabai cenderung turun di berbagai daerah, namun pihaknya juga terus berupaya agar harga cabai tidak terus menurun dan mencapai harga terendah atau anjlok.

“Jangan sampai harga cabai terjun bebas. Kami juga mengawal dan menjaga di lapangan agar kondisi ini tidak terjadi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Spudnik merilis harga aneka cabai yang cenderung turun. Di Pasar Induk Jakarta, misalnya, untuk harga cabai rawit merah pada 19 Maret 2017 sebesar Rp71.000/kg, mengalami penurunan dibandingkan pada 12 Maret 2017 sebesar Rp90.000/kg.

Begitu pula dengan harga cabai merah besar pada 19 Maret 2017 sebesar Rp 22.000 per kilogram, mengalami penurunan dibandingkan pada 12 Maret 2017 sebesar Rp 20.000 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada cabai merah keriting yang mengalami selisih penurunan sebesar Rp 6.000 per kg dari Rp 23 ribu per kg pada 12 Maret menjadi Rp 17 ribu per kg pada Ahad lalu.

Turunnya harga cabai terjadi karena saat ini hukum ekonomi seperti kebutuhan dan pasokan tidak lagi semata-mata menjadi faktor penggerakan harga cabai.

“Jadi tentu semua berpengaruh, dulu kalau lihat teori hukumnya pasokan dan kebutuhan, tetapi saat ini tata niaga juga menentukan, termasuk iklim ekstrim pun mempengaruhi,” ujarnya.

Penyebab turunnya harga cabai ini diakui Spudnik dipengaruhi banyak faktor, bukan hanya berdasarkan hukum permintaan dan penawaran semata. Iklim ekstrim termasuk menjadi faktor penentu kenaikan suatu komoditas terutama komoditi hortikultura.

Selain itu, faktor pertanaman dan adanya kelompok pengepul besar yang bersepakat membeli cabai dengan harga tinggi juga turut mempengaruhi stabilitas harga. (tety)