19.9 C
New York
01/08/2021
Aktual

Tingkatkan Populasi Sapi, Kementan Optimalkan Peran UPT Perbibitan

IMG-20170504-WA0033


BATURRADEN (Pos Sore) —
Kegiatan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan nasional pada 2017 difokuskan melalui kegiatan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Kegiatan ini sebagai upaya percepatan peningkatan populasi ternak sapi dan kerbau di Indonesia.

“Ini salah satu upaya pemerintah mencapai percepatan swasembada daging sapi, sehingga diharapkan Indonesia tidak lagi impor daging dan bakalan sapi, bahkan daging kerbau dari negara lain,” ungkap I Ketut Diarmita, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian.

Hal itu disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja anggota Komisi IV DPR RI di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden, Limpakuwus, Jawa Tengah.

I Ketut Diarmita menegaskan, peran semua pihak sangat berarti bagi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, terutama untuk berkontribusi dalam pemenuhan protein hewani asal ternak dari produksi daging nasional.

“Dengan peran aktif semua pihak, kita harapkan Indonesia dapat menjadi Lumbung Pangan Asia, sehingga kita berharap peternak juga sejahtera dan dapat menikmati hasilnya karena adanya peningkatan pendapatan,” tuturnya.

Ketua rombongan Dr. Ir. H.E Herman Khaeron, M.Si dari Fraksi Demokrat mengapresiasi kinerja Ditjen PKH dalam meningkatkan populasi ternak di Indonesia. Peningkatan populasi melalui penambahan indukan juga menjadi perhatian para anggota komisi IV.

“Pengadaan indukan di semua UPT perbibitan diharapkan mampu meningkan populasi ternak khususnya Sapi di Indonesia,” ungkap Herman Khaeran.

Pemerintah juga diajak untuk selalu mengkomunikasikan konsep dan langkah-langkah swasembada daging sapi untuk mendapatkan dukungan dari segi anggaran dan pengawasan dari Komisi IV.

Ditjen PKH juga didorong untuk menjalin kerjasama dengan Perhutani untuk pemanfaatan lahan-lahan kehutanan bagi peternakan melalui konsep Silvo Pastura.

“Pak Dirjen, jalin kerjasama dengan Perhutani, manfaatkan lahan-lahan perhutani yang ada untuk pengembangan peternakan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen PKH, Drh I Ketut Diarmita, MP menyatakan siap menjalin kerjasama dengan Perhutani dalam pemanfaatan lahan bagi pengembangan peternakan. Pengadaan indukan dalam rangka meningkatkan populasi ternak, prioritas utama Ditjen PKH.

Melalui program UPSUS SIWAB juga adalah langkah Ditjen PKH dalam menambah populasi ternak secara nasional. Optimalisasi peran-peran UPT perbibitan sebagai penghasil bibit ternak unggul bagi masyarakat juga akan ditingkatkan.

“Pengadaan indukan, optimalisasi UPSUS SIWAB dan peran UPT perbibitan adalah langkah-langkah pemerintah meningkatkan populasi ternak secara nasional,” ungkap Dirjen PKH.

Dalam kesempatan itu, anggota Dewan berkeliling ke farm milik BBPTU HPT Baturaden yang penuh dengan hamparan rumput yang menghijau yang merupakan sumber pakan bagi ternak. Rombongan juga bermain bersama kambing Sanen milik BBPTU HPT Baturaden. (*/tety)

Related posts

Anang Tidak Mau Disebut ‘Main-main’ Masukkan RUU Permusikan ke Prolegnas

Akhir Tanjung

INSAF 2018: Tercatat 845 UMKM Ajukan Permohonan Dana Bergulir

Tety Polmasari

Menristek Serahkan Alat Bukti Dugaan Ijazah Palsu kepada Kapolri

Tety Polmasari

Leave a Comment