15.3 C
New York
27/09/2021
Aktual

Barantan Optimalkan Layanan Siaga 24 Jam 7 Hari

JAKARTA (Pos Sore) — Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini, menyebutkan ada sebanyak 47 kode HS (Harmonize System) Karantina Pertanian yang telah dihapus dari Daftar Barang Larangan dan Pembatasan pada Portal Indonesia National Single Windows (INSW).

Dihapuskannya 47 kode HS itu dalam rangka peningkatan kelancaran arus barang dan akselerasi ekspor produk pertanian Indonesia.

Produk-produk yang dimaksud di antaranya kulit jadi, kopi bubuk, furniture, arang kayu, kayu lapis, rambut manusia dan lain-lain.

“Secara teknis ada berbagai unsur mengenai dihapuskannya 47 HS itu. Pertama pertimbangan mengenai keamanan. Apakah termasuk media yang berisiko rendah atau sebagainya,” ujarnya, di Kementerian Pertanian, Jakarta, kemarin.

Selain itu, pihaknya mengaku mengevaluasi pemasukan impor dari berbagai negara. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan lembaga terkait lain mengenai penghapusan 47 HS itu.

Banun Harpini menambahkan, peningkatan pelayanan karantina pertanian di pintu pemasukan dan pengeluaran seluruh Indonesia dilakukan dalam layanan 24 jam selama 7 hari.

“Tindakan ini telah dioptimalkan dan akan terus dipantau untuk pastikan arus komoditas dan kebutuhan masyarakat yang meningkat selama bulan ramadhan dan jelang lebaran berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Dalam beberapa hari terakhir karantina pertanian mencatat telah melakukan beberapa kali upaya pencegahan lalu lintas komoditas pertanian. Selain itu, upaya pencegahan penyelundupan satwa juga berhasil dilakukan. (tety)

Related posts

Bergerak di Sektor Pangan, Menkop Jadikan Koppontren Al Ittifaq Role Model

Tety Polmasari

Hipmi Minta Payung Hukum Tax Amnesty

Tety Polmasari

Isteri Purnawirawan Sekap Belasan Pembantunya

Tety Polmasari

Leave a Comment