Perampok Modus Gembos Ban Tinggalkan Mobil

Rabu, 6 Sep 2017
Ilustrasi/istimewa

JAKARTA (Pos Sore)– Takut ditangkap polisi, empat pelaku kejahatan penggembosan ban mobil kabur meninggalkan mobil yang ditumpanginya di sekitar Perumahan Nusa Loka BSD, Tangerang Selatan, kemarin.

Polisi sempat menabrakkannya di depan SPBU, Jalan Raya Letnan Sutopo, Serpong, Tanggerang Selatan, namun pelaku kabur, lalu dikejar.

“Pada Selasa (5/9) sekitar pk 12:15 WIB,
di Jalan Raya Letnan Sutopo depan pom bensin, telah terjadi percobaan pencurian sebagaimana Pasal 53 jo 363 KUHP dengan modus gembos ban,” ujar Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan kepada wartawan, Rabu (6/9).

Kapolsek menyebutkan kejadian berawal saat anggota Unit Reskrim Polsek Serpong yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Budi Harjini beserta anak buahnya, melakukan patroli wilayah.

“Anggota tersebut mendapatkan telepon dari korban, merasa dibuntuti oleh unit mobil Toyota Avanza warna hitam seusai mengambil uang dari Wisma BCA Teras Kota Serpong,” ucapnya

Atas laporan korban, Hengky,40, wiraswasta, petugas Unit Reskrim Polsek Serpong langsung mengejar terduga pelaku. “Pelaku berada di dalam mobil Avanza tersebut, di kejar sampai depan pom bensin samping Polsek Serpong, dan petugas berusaha menabrakkan mobil,” tegasnya.

Namun, kabur sehingga dikejar ke arah Perumahan Nusa Loka BSD. Setibanya di perumahan tersebut, para pelaku berjumlah empat orang melarikan diri dari dalam mobil Avanza, dan lari dengan meloncati pagar area perumahan.

Hingga saat ini petugas tengah mengecek Toyota Avanza yang ditinggal oleh pelaku, dan melakukan pengecekan CCTV di Wisma BCA, guna mendapatkan data pelaku lebih lanjut. (marolop)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015