APWI 2017, Apresiasi Terhadap Peran Penting Media Memajukan Pariwisata Indonesia

Senin, 18 Des 2017

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2017 sebagai apresiasi kepada para pewarta yang mewartakan potensi-potensi pariwisata Indonesia.

“Anugerah ini sebagai bukti nyata apresiasi dan rasa terima kasih dari Kementerian Pariwisata terhadap peran penting media yang sangat membantu kemajuan pariwisata Indonesia dengan menyebarkan informasi kepada wisatawan,” katanya, di Jakarta, Senin (11/12).

Arief mengatakan, media sebagai salah satu komponen pentahelix yaitu akademisi, industri, komunitas, pemerintah. Media juga berperan strategis dalam memajukan kepariwisataan nasional.

“Kemajuan pariwisata sangat ditentukan oleh peran serta dan dukungan dari semua elemen, terutama peran media dalam menyebarkan informasi kepada wisatawan,” katanya.

Pada APWI ke-13 ini, ada sebanyak 187 tulisan dan bukti tayang dari seluruh kategori yang dikirimkan ke panitia. Tema yang diangkat pada APWI 2017 ini adalah ‘Pesona 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Sebagai Bali Baru’ sesuai dengan keinginan pemerintah untuk mengembangkan destinasi pariwisata baru.

“Kenapa kita perlu membangun Bali baru? Karena wisatawan mancanegara hanya memiliki 3 destinasi utama di Indonesia, yaitu Bali 40%, Jakarta 30%, Kepri 20%, sisanya 10% diperebutkan sekian ratus destinasi pariwisata di Indonesia,” paparnya.

Dengan mengekspos destinasi wisata tersebut, pemerintah berharap bisa meningkatkan jumlah kunjungan di 10 destinasi pariwisata prioritas.

Tulisan dan bukti tayang yang telah dikirimkan diseleksi sesuai tema APWI 2017 dan mendapatkan 106 karya yang lolos, lalu panitia menetapkan 5 nominasi pemenang dari setiap katagorinya.

Berikut Daftar Lengkap Pemenang APWI 2017: 
Kategori Surat Kabar:
Juara I: Efri Ritonga – Koran Tempo (Pengikat Kasih dari Pesisir Toba)

Juara II: Teguh Raharjo – Harian Umum Koran Jakarta (Menyapa Pasir Putih di Pulau Sepa Kepulauan Seribu)

Juara III: Imam Mudzakir – Saturday Investor Daily (Mengenal Kisah Mandalika, Wisata Dunia yang tersembunyi)

Harapan I: Ichwan Susanto – Kompas (Wakatobi Surga Bawah yang Rapuh)

Harapan II: Dwi as Setyaningsih – Kompas (Perjalanan Doa, Purnama, dan Lampion).

Kategori Majalah:
Juara I: Fatris MF – Majalah Destinasian (Retorika Danau Toba)

Juara II: Erwin Gumilar – Majalah Venue (Lumajang Bumi Para Petualang)

Juara III:  Francisca Christy Rosana – Majalah Travelounge (Dua Wajah Labuan Bajo).

Juara Harapan I: Tonggo Simangunsong – Majalah Venue (Menikmati Eksotisme Toba dari Paropo)

Juara Harapan II: Dody Wiraseto – Majalah Lionmag (Saujana Alam Suku Tengger).

Kategori Online:
Juara I: Galih Lintartika – www. surabaya.tribunnews.com/ (Perjalanan ‘Menantang’ Menuju Bukit Trianggulasi Bromo, SensasiBaru Para Pemburu Sunrise).

Juara II: Hari Istiawan – www.terakota.id (Kisah Pendakian Kuna di Semeru)

Juara III, Lintang Rowe – www.destinasi-indonesia.com (Makna Sarung Bagi Suku Tengger).

Juara Harapan I: Wahyu Setyo Widodo – www.travel.detik.com (Maldives’ Barudari Halmahera Selatan).

Harapan II: Angga Bratadharma – www.metrotvnews.com (Mengintip Keindahandan Prospek Pariwisata di Belitung).

Kategori Televisi:
Juara I: Mutiara di Batas Nusantara Morotai  Nama program: Dari Langit – TV One.

Juara II: Labuan Bajo Nama program: Jalan-Jalan! – Kompas TV.

Juara III: Surga Di Atas Tanah Flores Nama program: Journey – Metro TV.

Juara Harapan I:
Pulau Komodo, Nama program: Coffee Break – TV One

Harapan II:  Indonesia Danau Toba, Nama program: Inside Indonesia – CNN Indonesia TV.

Kategori Blogger:
Juara I: Teguh Sudarisman – TGIFmag.com (Surga Baru di Sisi Barat Bromo).

Juara II: Cucum Suminar – kompasiana.com (Serunya Berwisata ke Negeri di Atas Awan)

Juara III: Ziadah ziadahsjournal.blogspot.co.id (Ini bukan di luar negeri, ini di Lombok).

Juara Harapan I: Hannif Andy Al Anshori – insanwisata.com (Marsono, Pelestari Wayang Sada di Bejiharjo)

Harapan II: Aji Sukma – lagilibur.com (Lima Tempat Menarik yang Wajib Kamu Kunjungi di Desa Wisata Nglanggeran Gunung kidul). (tety)