‘Smesco Designer Parade 2017 & Year End Sale 2017’ Tampilkan Kekayaan Etnik Indonesia

Selasa, 19 Des 2017

JAKARTA (Pos Sore) — Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) mendorong pertumbuhan industri fesyen dengan melaksanakan serangkaian seri kegiatan promosi dan pemasaran.

Salah satu di antaranya menyelenggarakan ‘Smesco Designer Parade 2017’ yang bekerja sana dengan Komunitas Designer Etnik (KDEI). Event ini dalam rangka mempromosikan, memasarkan, serta sebagai upaya untuk mencintai dan bangga memiliki produk dan brand (merk) lokal anak bangsa.

Acara ini juga disemarakkan dengan event ‘Year End Sale 2017’ untuk menyongsong tahun baru yang berlangsung pada 9 – 31 Desember 2017 di Smesco Indonesia.

Dalam perhelatan spesial akhir tahun 2017 ini, Smesco Designer Parade 2017 menghadirkan 31 designer dalam 40 rancangan busana muslim dan konvensional mitra Smesco Indonesia. Sebut saja Raizal Boeyoeng Rais, Ida Leman, Jenny Tjahyawati, Nina Nugroho, Nita Seno Aji, Erdan dan lain-lain.

Sebagaimana tema ‘Etnic’, para designer menghadirkan kekayaan ragam kain nusantara yang berasal dari Sulawesi Selatan, Lurik, Tenun Tana Toraja, Tenun NTT, Batik Palembang, Sulaman Karawo, Kain Troso, Lurik Jawa Tengah, Ulos Batak, Songket Sumbar, Batik Palembang, Kain Baduy, Sulam Usus, Tapis Lampung, Tenun Lombok, Batik Garut, Kain Pare-pare, Kain Bali dan banyak lagi.

“Dari 14 sektor industri kreatif, bidang fashion menempati urutan ke dua setelah industri kuliner dalam hal berkontribusi terhadap PDB yaitu sebesar 18.15%,” ujar Emilia Suhaimi, Direktur Utama LLP-KUKM, di Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa (19/12).

Emilia menjelaskan, pada 2015 ekspor non migas mengalami penurunan, namun sebaliknya ekspor ekonomi kreatif mengalami penguatan. Industri fesyen tercatat menempati posisi pertama ekspor ekonomi kreatif yaitu 56%, diikuti oleh kriya 37%, kuliner 6% dan lainnya 1%.

“Smesco Designer Parade 2017 merupakan langkah strategis LLP-KUKM untuk meningkatkan produktivitas daya saing pasar produk fesyen dan kain etnik nusantara di pasar domestik dan internasional dengan strategi peningkatan nilai tambah produk dan perluasan jangkauan pemasaran,” jelasnya.

Dikatakan, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM secara khusus akan menyasar pada kantung-kantung komunitas yang berbisnis pada sektor ekonomi kreatif.

Secara khusus tugas LLP-KUKM menerapkan kebijakan integrasi pemasaran dan sistim distribusi domestik maupun ekspor yang didukung pengembangan Smesco Designer Parade 2017 & Year End Sale 2017. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015