Penganiaya 2 Pemuda Diciduk Petugas

Selasa, 9 Jan 2018

BEKASI (Pos Sore) – Dituduh menganiaya dua pemuda hingga luka-luka, enam pria diciduk petugas Polsek Bekasi Timur di wilayah Rawalumbu, Kota Bekasi, kemarin. Keenak pelaku terdiri dari berbagai kalangan, mulai Sekurity sampai pemuda putus sekolah.

Peristiwa penganiayaan terhadap kedua korban terjadi, di Jalan Cipendawa Gang Mangga RT02/07, Bojong Menteng, Rawa Lumbu, Kota Bekasi, sekitar pk 02:00 WIB. Penyebabnya masih dalam penyelidikan.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing menjelaskann, keterangan yang dihimpun pihaknya, keenam pelaku langsung diamankan petugas tak lama setelah kejadian dan masih diperiksa intensif oleh penyidik unit reskrim Polsek Bekasi Timur.

Keenam pelaku yakni, seorang Security, Chandra Posma, 21, Denny Afrizal, 23, seorang karyawan swasta, Ari Yulianto, 23, supir angkot, Adi Saputra, 24, pengamen jalanan, Fatahillah, 21 dan Indra Setiawan, 16 putus sekolah.

“Mereka teman satu tongkrongan yang biasa berkumpul di lokasi kejadian. Keenam pelaku ini berhasil diamankan petugas tak lama aksi pengeroyokan yang mereka lakukan terhadap dua korbannya dibantu oleh warga sekitar,” ujar Erna, kemarin.

Korban penganiayaan masing-masing, Andri Saputra, 23 dan Fadillah Romadhon, 17 warga asal Kampung Buaran, Lambangjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Di antara kedua korban penganiayaan ini, salah satunya masih menjalani perawatan medis di RSUD Kota Bekasi yakni, Andri Saputra karena, mengalami luka cukup serius akibat senjata tajam masing-masing dibagian kepala 6 jahitan, jari manis tangan kiri hampir putus dan bibirnya jontor. Sedangkan satu korban lain, hanya mengalami luka memar sajadi wajah dan punggung,” jelasnya.

Ditambahnnya, hasil keterangan sementara yang diterima kejadian penganiayaan tersebut berawal, saat kedua korban datang ke lokasi meminta penjelasan soal pengeroyokan salah satu korban sebelumnya. Namun, bukan mendapatkan penjelasan para pelaku malah kembali melakukan aksi brutal dengan menganiaya kedua korban.

Untuk saat ini kasusnya masih dalam penanganan Unit reskrim Polsek Bekasi Timur. Petugas sendiri sudah melakukan sejumlah penyelidikan diantaranya, cek & olah TKP, lalu membawa kedua korban ke rumah sakit untuk visum, dan mengamankan barang bukti.

“Adapun untuk pasal yang dikenakan kepada para pelaku yakni, pasal 170 ayat (2) ke 1e KUHP tentang kasus penganiayaan secara bersama-sama terhadap orang lain yang menyebabkan luka,” tutup Erna. (marolop)