Suami Cemburu Injak Istri, Bayi di Kandungan Tewas

Rabu, 10 Jan 2018

JAKARTA (Pos Sore) – Diduga gara-gara cemburu, Kasdi,21, nekad menginjak istrinya yang hamil 7 bulan, Lina Herawati, hingga bayi yang dilahirkannya tewas. Akibat perbuatannya, Kasdi ditahan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta menjelaskan, Kasdi tega menganiaya istrinya karena dibakar api cemburu. Kasdi menuding, anak dalam kandungan Lina bukan hasil dari buah perkawinannya.

“Motif pelaku melakukan penganiayaan pada istri dan kandungannya itu karena dia cemburu. Pelaku beranggapan kandungan istrinya bukan anaknya, tapi hasil hubungan dengan orang lain,” ucapnya, Rabu (10/1).

Polisi langsung menangkap Kasdi dengan menyita satu patongan kayu yang diduga dipakai untuk memukuli korban, baju untuk mengelap darah korban, gelas, dan gembok rumah.

Atas perbuatannya, Kasdi dijerat pasal berlapis, yakni pasal 338 KUHP, pasal 44 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT, dan pasal 80 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. “Dengan hukuman 20 tahun penjara,” jelasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Kasdi dan Lina menikah sejak Juli 2017. Mereka dikaruniai seorang anak. Lina hamil sebulan kemudian. Tinggal di rumah keluarga, di Jalan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat sejak 14 Juli 2017.

Ketika Lina sedang duduk di kasur, tiba-tiba Kasdi meluapkan kekesalannya. Ia menginjak perut korban yang sedang hamil. “Lalu korban mengatakan, ‘sakit’. Terlapor mengatakan ‘ini anak siapa?’. Korban menjawab, ‘ini anak Kasdi bukan anak siapa-siapa’,” terang Argo, Senin (8/1) lalu.

Kasdi tak percaya anak dalam kandungan Lina hasil dari pernikahannya. Kasdi makin kesal. Ia menginjak pinggang, lalu memukul paha dan lengan. Keesokan harinya, Lina mengalami pendarahan saat buang air kecil. Ia dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Budi Kemulyaan, Jakarta Pusat.

“Saat dilihat oleh dokter terdapat luka memar pada bagian pinggang sebelah kiri, perut bagian depan di bawah pusar, paha sebelah kiri. Oleh dokter langsung dilakukan operasi caesar,” ungkapnya.

Bayi Lina dinyatakan meninggal dunia, senin (8/1). Di hari yang sama, anggota Kepolisian Polsek Metro Johar Baru mendatangi kediaman korban. Memberitahukan agar jenazah anak dari Lina, untuk tidak dimakamkan.

“Karena anggota dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan menjemput K (Kasdi) dan jenazah akan dilakukan otopsi,” tutupnya. (marolop)