BG Dilantik Jadi Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia

Jumat, 12 Jan 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Setelah pensiun dari Polri, mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan resmi ditunjuk menjadi Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) periode 2017-2022.

BG – begitu panggilan akrabnya, mengatakan, DMI dapat menjalankan tujuannya untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat.

“Karena masjid menjadi salah satu tempat untuk mencerdaskan dan membangun kekuatan ekonomi umat,” kata Budi saat pelantikan Pimpinan Pengurus DMI periode 2017-2022 di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (12/1). Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu meminta dukungan seluruh rakyat Indonesia agar DMI mampu mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat.

Menurut BG, DMI yang didirikan pada 1972 ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan keimanan, akhlaq mulia, kecerdasan umat, tingkat kesejahteraan, dan tercapainya masyarakat adil makmur.

BG menambahkan, PP DMI yang telah terbentuk ini diharapkan mampu menyatukan umat dan mengembangkan ekonomi kesejahteraan umat. “Kita harapkan Dewan Masjid Indonesia menjadi pemersatu umat. Dan, tujuan utama adalah menyejahterakan umat,” ujar pria 58 tahun ini.

Purnawirawan polisi jenderal bintang empat itu menegaskan DMI harus tetap berjalan sesuai jalurnya dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis. BG bertekad DMI membantu kesejahteraan umat dan pemersatu umat di Indonesia.

Muktamar DMI sendiri membentuk jajaran kepengurusan DMI periode 2017-2022 yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, pada 10-12 November 2017.

Tidak hanya BG, sejumlah pejabat lainnya yang menjadi pengurus DMI yakni, Wakapolri Komjen Syafruddin, Menteri Agraria Sofyan Djalil, Menkominfo Rudiantara, Gubernur Jakarta Anies Baswedan, dan lainnya, juga ikut dikukuhkan.

‎”Dengan kepengurusan DMI yang baru kami harapkan bisa bekerjasama dalam hal apapun,” harap BG.

Sementara itu, Ketua DMI, Jusuf Kalla mengatakan keberadaan pengurus tidak berkaitan dengan intansi mereka. Mereka yang menjadi pengurus DMI murni karena keikhlasan.

Berikut kepengurusan DMI periode 2017-2022;

Pengurus Harian
Ketua Umum: H.M. Jusuf Kalla
Wakil Ketua Umum: H. Syafruddin, KH. Masdar Farid

Ketua-ketua: H. Sofyan A. Djalil, Rudiantara, Ahmad Bagdja, H.M. Natsir Zubaidi, H.A. Mappaganty, H.R. Maulany, H. Fachmi Idris

Sekretaris Jenderal: H. Imam Addaruqutni
Sekretaris-sekretaris: H. Serian Wijatno, Hj. Jorana Amiruddin, Ivan Rovian, KH. Syaifudin Nawawi

Bendahara Umum: Machfud Sidik
Bendahara : H. Suhaeli Kalla, Moh. Mansur Syaerozi, Tatang Hidayat, Dian Artida

Direktur program: H. Munawar Fuad Noeh
Penghubung Umum: Syahrul Udjud, Husain Abdullah

Majelis Mustasyar
Ketua: Menteri Agama/H. Lukman Hakim S.
Wakil Ketua: H. Din Syamsuddin
Anggota: Ma’ruf Amin
Anggota: KH. Quraisy Shihab
Anggota: KH. Nasaruddin Umar
Anggota: Muhammad Amin Suma
Anggota: Suwito Suprayogi
Anggota: H. Dede Rosyada

Majelis Pakar
Ketua: Wimboh Santoso
Wakil Ketua: H. Budi Gunawan
Anggota: Anies Baswedan, Abdalah Fauzi Ahmad, Azyumardi Azra, Salom Al Jufri, Muhammadiyah Amin, Thamtin Usman, Zainuddin (tety)