17.1 C
New York
20/09/2020
Aktual

Pemalsuan STNK Motor Dibongkar Petugas

BEKASI (Pos Sore) – Sindikat pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor dibongkar Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Bekasi di Kabupaten Bekasi, kemarin.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan, tiga orang yang diciduk yakni KA, 33 , D, 36 dan A, 37. “Dari tangan para pelaku disita tiga unit mobil dan sebanyak 150 STNK yang sudah dimanipulasi tersangka,” ujar Rizal kepada wartawan Selasa (30/1) kemarin.

Rizal menjelaskan, terbongkarnya sindikat ini berawal dari tertangkapnya KA di rumahnya di Perumahan Pondok Ungu Permai Sektor V RT 01/13, Babelan, Kabupaten Bekasi. Kemudian, petugas menangkap dua tersangka lainnya yakni D dan A.

Modusnya, tersangka adalah memalsukan dokumen STNK untuk digadaikan ke orang lain. Mobil yang digadaikan itu, kata dia, adalah kendaraan tarikan leasing atau perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan pengadaan kendaraan.

Ketiga pelaku punya peran masing-masing dalam menjalankan aksinya. Tersangka A merupakan karyawan leasing dan bertugas mencari kreditur yang menunggak angsuran. A lalu menarik kendaraan itu atas nama perusahaannya. Namun, mobil tersebut tidak diserahkan ke perusahaan. Sehingga, mobil yang ditarik A justru diserahkan ke KA seharga Rp10 juta berikut STNK-nya.

”Kepada perusahaan, A berdalih kreditur menghilang sehingga mobil tidak dapat ditarik,” ujarnya. Saat mobil telah berpindah tangan, tersangka KA berkoordinasi dengan pelaku C yang masih buron untuk mengubah kepemilikan STNK dengan namanya.

Setelah itu, mobil tersebut digadaikan ke orang lain dengan kisaran harga Rp25-30 juta tergantung jenis dan kondisi mobil. KA menggadaikan mobil tersebut ke orang lain dengan alasan terdesak kebutuhan ekonomi. Dia lalu menggadaikan mobil tersebut dengan tenor tiga sampai empat bulan.

”Setelah empat bulan, KA selalu berkelit tidak bisa menebus mobilnya tersebut,” ngkapnya. Sementara tersangka D berperan sebagai pendata kendaraan yang hendak dipalsukan STNK-nya.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara menambahkan, peran sindikat ini cukup terorganisir karena STNK yang dipalsukan ini mencakup Pulau Jawa.
”Setelah kami lakukan pengecekan dokumen, ternyata dokumen mobil itu palsu,” tegasnya.
Berdasarkan temuan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan saksi serta korban. Setelah mengidentifikasi ciri-ciri tersangka, polisi berhasil melacak keberadaannya di Babelan. ”Pengakuanya baru tiga kali memalsukan STNK,” tegasnya. (marolop)

Related posts

2 Pria Konsumsi Narkoba Diamankan Polisi

Tety Polmasari

Hujan Lebat, 18 Titik Lalin Jakarta Padat

Tety Polmasari

Dalang Insiden Tolikara Layak Disebut Teroris

Tety Polmasari

Leave a Comment