Pencuri Motor Nyaris Diamuk Massa

Jumat, 2 Feb 2018
istimewa/ilustrasi

BEKASI (Pos Sore) – Pencuri motor nyaris diamuk massa saat berkelahi dengan pemilik roda dua tersebut di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Untungnya, tersangka ZM, 17, cepat diamankan polisi.

Perkelahian terjadi saat terungkap dari aksi penyamaran korban Muhammad Aditia, 23, yang berpura-pura sebagai pembeli motor hasil curian ternyata miliknya. Akibatnya terjadi duel antara korban dan pelaku. Melihat kejadian itu, massa datang membantu korban.

Kapolsek Tambun, Kompol Rahmat Sudjatmiko menyebutkan, polisi juga mengamankan rekan tersangka berinisial RG, 19. Kedua pelaku telah mencuri sepeda motor Yamaha Mio F 2582 NB milik Aditia.

Saat itu sepeda motor korban sedang disimpan di halaman depan bengkel mobil, Jalan Raya Diponegoro KM 38 RT 04/01, Setiamekar, Tambun Selatan, Senin (22/1) dinihari sekitar pk 04:00 WIB.

“Dari penangkapan ZM, polisi melakukan pengembangan dengan menangkap RG di rumah kontrakannya di daerah Rawalumbu, Kota Bekasi,” ujar Rahmat Jumat (2/2).

Dikatakannya, kasus ini terungkap saat Aditia melihat postingan sepeda motor miliknya di akun Facebook ZM yang dijual seharga Rp 1,3 juta pada Selasa (23/1). Kemudian melalui sambungan telepon, keduanya sepakat bertransaksi di dekat restoran siap saji di daerah Grand Wisata Tambun. Di lokasi, korban kembali menawar harga hingga membuat pelaku jengkel. Tak ayal, ZM memukul kepala Aditia dengan tangan kosong sampai luka memar.

“Korban berteriak hingga mengundang perhatian warga, termasuk anggota Brimob yang sedang melintas di lokasi,” ungkapnya.

Menurutnya, saat perhatian warga tertuju padanya kedua pelaku berusaha kabur. ZM berhasil diamankan korban, sedangkan RG kabur menggunakan sepeda motornya. Massa yang kesal dengan ulahnya, sempat memukul kepala ZM, namun berhasil dihalau anggota Brimob.

“Pelaku ZM akhirnya dibawa ke Mapolsek Tambun untuk diperiksa,” ucapnya.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sukrisno menambahkan, modus operasinya mereka berkeliling ke permukiman warga mencari sepeda motor yang lemah pengawasan. Di bengkel tempat korban bekerja, rupanya minim pengawasan.

“Pelaku RG turun dari motor dan membobol pagar bengkel. Setelah itu, sepeda motor korban didorong dan dibawa kabur,” tuturnya.

Pengakuan pelaku, mereka beraksi sudah belasan kali. Seluruh barang curian itu dijual di akun Facebook tersangka dengan harga bervariasi, tergantung jenis dan kondisi motor. “Kendaraan dijual dari harga Rp 1 juta sampai Rp 3 juta,” tegasnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa motor korban dan motor Honda Revo B 6992 KNQ milik tersangka, dan satu buah set kunci motor palsu. “Kami juga sedang mencari penadah barang curian, karena dia bisa dijerat pasal 480 KUHP,” tutupnya.

Akibat perbuatannya, RG dan ZM dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (marolop)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015