7 Tersangka Narkoba Ditangkap Polisi

Senin, 5 Feb 2018
Ilustrasi

JAKARTA (Pos Sore) – Diduga terlibat narkoba 7 orang ditangkap aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara di Pademangan, Jakarta Utara, kemarin. Polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat lebih dari dua kilogram dan uang senilai Rp 2,7 miliar.

“Ada enam rangkaian kegiatan pengungkapan yang sudah berhasil kami laksanakan. Kami berhasil mengamankan tujuh tersangka dan kemungkinan tersangka bisa bertambah,” ujar Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Edfrie Richard Maith, di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (5/2).

AKBP Edfrie mengatakan, pengungkapan jaringan pengedar narkoba tersebut diawali dengan tertangkapnya tersangka AH di Pademangan, Jakarta Utata, barang bukti sabu seberat 100 gram.

Atas keterangan AH, polisi meringkus dua orang berinisial HY dan IH di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Penyidik meneruskan penyelidikan ke daerah Jambi dan menangkap tersangka berinisial RH.

“RH kami kejar di Jambi dan dapatlah uang 2,7 miliar ini,” ungkap Edfrie. Hasil pengembangan kemudian ditangkap tersangka FA memiliki satu kilogram sabu-sabu.

Keterengan FA, polisi lalu menggerebek sebuah gudang yang beralamat di Parung, Bogor, Jawa Barat. Ditemukan barang bukti sejumlah mesin cuci dan kasur yang dijadikan kamuflase pengiriman sabu-sabu.

“Ditunjukkanlah gudang di Parung, ada springbed, mesin cuci dan cat. (Barang bukti) itu buat kamuflase saja,” tuturnya. Sabu-sabu yang dikirim pun dikemas dalam beberapa bungkus teh berwarna kuning, hijau, dan coklat.

Meskipun barang bukti yang ditemukan polisi hanya sebesar dua kilogram, jaringan tersebut telah mengedarkan sabu-sabu sebanyak 250 kilogram selama dua bulan terakhir.

Polisi mengatakan masih akan mengembangkan kasus tersebut. Atas perbuatannya, ketujuh tersangka kini dijerat Pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan acaman hukuman maksimal hukuman mati. (marolop)