Kemenkop UKM Nilai Sertifikasi Pengelola Penting Tingkatkan Kinerja KSPPS/USPPS

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Koperasi dan UKM menilai, regulasi yang mengatur Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), penting bagi pengembangan SDM di Bidang Koperasi dan UKM

Deputi Pembiayaan Kemenkop UKM, Yuana Sutyowati mengungkapkan hal itu pada Rapat Penyusunan Permenkop dan UKM tentang KKNI Pengelola KSPPS/USPPS (Koperasi Simpan Pinjam pembiayaan Syariah/Unit Simpan Pinjam pembiayaan Syariah) di Jakarta, Rabu (7/2). 

“Sertifikasi pengelola merupakan salah satu upaya penting dan strategis untuk meningkatkan kinerja KSPPS/USPPS Koperasi,” tegasnya.

Rapat finalisasi draft Permen tentang KKNI Pengelola KSPPS/USPPS Koperasi itu dihadiri lintas pelaku terkait dari Deputi SDM dan Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM, Inkopsyah BMT, PBMT Indonesia, Induk KSPPS BTM, Pinbuk, Microfin, Masyarakat Ekonomi Syariah, LSP Perkoperasian Indonesia dan LSP Koperasi.

Berdasarkan Data Kementerian Koperasi dan UKM, saat ini jumlah KSPPS/USPPS Koperasi mencapai 3.805 Unit atau 4,78 % dari total 79.543 unit koperasi yang usaha simpan pinjam. Jumlah tersebut terdiri dari 1.097 Unit KSPPS (43,15%) dan  2.163 Unit USPPS (56,85%).

Dengan modal sendiri mencapai Rp 1,02 Triliun dan modal luar Rp 2,45 Triliun, KSPPS/USPPS memiliki volume usaha sebesar Rp 4,71 Triliun dan SHU yang dihasilkan sebesar Rp 78,83 Milyar.

Diharapkan melalui pengembangan sertifikasi pengelola, kinerja KSPPS/USPPS Koperasi semakin meningkat dalam memberikan akses keuangan mikro bagi anggotanya.

Yuana menjelaskan, pengembangan Kualifikasi Kerja Pengelola KSPPS/USPPS Koperasi antara lain didasarkan pada Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia  dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2014 tentang Pedoman Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

Perumusan Permenkop tentang KKNI Pengelola KSPPS/USPPS Koperasi merupakan tindaklanjut untuk mengimplementasikan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 193 Tahun 2017 tentang SKKNI Pengelola KSPPS/USPPS Koperasi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Lembaga Sertifikasi Profesi di Bidang Perkoperasian baru 14.953 orang Pengelola Koperasi yang memiliki sertifikasi profesi. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!