Pemakai Narkoba di Kampung Boncos, Disinyalir Terkena HIV

Rabu, 14 Feb 2018

JAKARTA (Pos Sore) – Dicurigai sejumlah orang di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, mengidap penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV). Diindikasikan, warga yang terkena HIV disebut kerap mengonsumsi sabu di kawasan tersebut.

“Perkembangan narkoba jenis sabu banyak, kemudian terjangkit HIV, ada juga yang meninggal. Peminatnya tidak sedikit. Ada pengidap HIV yang masih hidup tapi tetap pakai sabu,” ujar Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto, kepada media, Salasa (13/2).

Dijelaskannya, sebagian dari mereka sulit melepas kebiasaan mengonsumsi sabu karena sudah kecanduan sebagai pengguna akut.

Ketua RW 03 Kampung Boncos, Azwar Laware menyebutkan, tidak sedikit warganya yang mengidap HIV. Bahkan HIV sudah merebak sejak sekitar tahun 2000-an di wilayahnya.

“Dulu banyak yang ganti-gantian pakai jarum suntik di gang-gang Boncos. Kalau sudah dipakai, disimpan gitu saja di pot depan rumah-rumah,” ungkapnya.

Sehubungan maraknya peredaran narkoba jenis sabu dan HIV, Polres Metro Jakarta Barat telah menangkap sembilan pemakai sabu di Kampung Boncos pada Rabu, 7 Februari 2018 lalu.

“Dari sembilan orang yang ditangkap Rabu lalu, empat di antaranya terdeteksi positif HIV. Kami serahkan ke Panti Rehabilitasi Narkoba GMDM di Jakarta Timur untuk ditindaklanjuti,” jelas Suhermanto.

Disinyalir, pengedar shabu berhasil melarikan diri dari penggerebekan yang dilakukan tim kepolisian. Suhermanto berharap warga tidak semakin banyak lagi masyarakat yang terjerumus peredaran narkoba dan HIV. (marolop)