Kementan: Buah Melon di Indonesia Aman Dikonsumsi

Minggu, 11 Mar 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Setelah melakukan pemeriksaan melon di seluruh Indonesia, Kementerian Pertanian memastikan semua buah melon yang beredar di Indonesia aman dikonsumsi masyarakat karena tidak ditemukan bakteri listeria monocytogenes. 

“Semua melon yang ada di Indonesia dipasok dari pertanian dalam negeri.  Baik yang dipasok ke hotel bintang lima, supermarket, restoran dan sebagainya 100 persen dari produksi dalam negeri. Itu dijamin kualitasnya baik dan aman,” kata Plt Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Syukur Iwantoro, di Kantor Kementan Jakarta, Sabtu (10/3). 

Karenanya, Syukur meminta masyarakat untuk tidak ragu untuk mengonsumsi buah dan sayuran dalam negeri termasuk melon. Semua diproduksi oleh anak bangsa sendiri. “Bakteri yang ada kasus di Australia tersebut tidak ada di Indonesia,” tegasnya. 

Sebagai informasi, saat ini lahan produksi melon di Indonesia sebanyak 7.000 hektare dengan jumlah produksinya dalam setahun sebanyak 125.000 ton. 

Sebelumnya, Badan Karantina Pertanian (Barantan) menerbitkan surat edaran yang berisi tentang kewaspadaan terhadap buah jenis rockmelon (Cucumis melo) dari Australia. Surat edaran ini diterbitkan menyusul pemberitaan tentang wabah listeria di negeri kangguru tersebut.

Barantan menyebut melon yang tercemar bakteri Listeria monocytogenes adalah buah yang berasal dari wilayah Nericon, New South Wales, Australia. (tety)