Target KSP 2019, BIG Gelar Pra Rakornas Informasi Geospasial 2018

Senin, 12 Mar 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Kebijakan Satu Peta (KSP) yang ditargetkan selesai pada 2019 tinggal hitungan bulan ke depan. Apakah nantinya sesuai perkembangan atau meleset dari target? Itu sebabnya, Badan Informasi Geospasial (BIG) menyenggarakan Pra Rakornas Informasi Geospasial 2018, di Jakarta, Senin (12/3).

Kepala BIG Hasanuddin Zainal Abidin mengatakan, peran Informasi Geospasial (IG) menjadi sangat penting bagi pembangunan Indonesia. Terlebih pembangunan ekonomi membutuhkan Informasi Geospasial.

“Saya berharap, pemanfaatan dan ketersediaan Informasi Geospasial harus perlu ditingkatkan efektivitas dan efisiensinya dan nanti juga akan menjadi penting dibahas pada pelaksanaan Rakornas Informasi Geospasial pada 21 Maret 2018,” kata Hasan saat membuka Pra Rakornas.

Dikatakan, ada beberapa tujuan dalam rangkaian pelaksanaan Rakornas. Di antaranya, mengevaluasi rencana geospasial untuk RPJMN, mengevaluasi implementasi kebijakan satu peta yang saat ini baru 1:50.000 yang secara peraturan akan selesai pada 2019.

“Ke depan, akan lebih ditingkatkan dan lebih bermanfaat lagi dalam program 1:1.000 dan 1:5.000 harus lebih dipercepat. Termasuk memprioritaskan 1:5.000 peta gempa bumi, mengingat Indonesia negara rawan gempa,” katanya.

Menurutnya, kebijakan satu peta harus lebih melibatkan stakeholder mengingat ada beberapa kementerian dan lembaga yang belum mengikuti kebijakan satu peta 2016.

“Saya juga berharap, dengan hasil rakornas nanti dapat menyimpulkan bahwa informasi geospasial tidak saja untuk pembangunan namun juga untuk kebutuhan masyarakat,” katanya.

Rakornas IG Tahun 2018 ini mengambil tema ‘Percepatan Penyelenggaraan Informasi Geospasial untuk Mendukung Prioritas Pembangunan Nasional Berkelanjutan’. Melibatkan semua pemangku kepentingan menjadi sangat penting dan strategis.

Dasar hukum pelaksanaan Rakornas IG Tahun 2018 adalah Perpres No. 94/2011 tentang BIG sebagaimana telah diubah dengan Perpres No. 127/2015, dan PP No. 9/2014 tentang Pelaksanaan UU No. 4/2011 tentang IG, pasal 63-67.

Adapun latar belakang pelaksanaan Rakornas IG Tahun 2018, antara lain masih adanya gap antara target RPJMN 2015-2019 bidang IG dengan kondisi saat ini, sehingga dibutuhkan Rencana Aksi untuk Pemenuhan Target RPJMN 2015-2019 sampai tahun 2019.

Selain itu, perlunya monitor dan evaluasi implementasi percepatan oleh masing-masing pemangku kepentingan sekaligus penyusunan Rencana Aksi untuk Pemenuhan Target sampai tahun 2019. Juga perlunya penyiapan bahan untuk RPJMN IV 2020-2024 di bidang IG yang selaras dengan RPJPN 2004-2025, yang disusun oleh seluruh pemangku kepentingan yang terkait penyelenggaraan IG. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015