Maitake Lebih dari Sekadar Jamur Antikanker

Selasa, 27 Mar 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan menyebutkan, secara nasional prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia pada 2013 mencapai 14 per 10.000 orang atau diperkirakan sekitar 347.792 orang.

Kanker memberikan pengaruh yang sangat kompleks pada diri pasien. Terapi yang umum dilakukan sering kali membutuhkan dana yang besar, waktu yang tidak sebentar, dan disertai efek samping yang menyakitkan.

Sangat dipahami jika akhirnya pasien kanker selain menderita secara fisik juga goyah batinnya. Merespon kondisi tersebut, Trubus bekerja sama dengan Gramedia dan didukung oleh Multicare meluncurkan buku ‘Maitake Lebih dari Sekadar Jamur Antikanker’ untuk memberikan harapan baru dalam menghadapi kanker.

Dalam kesempatan yang sama juga diadakan seminar ‘Cerdas Menghadapi Kanker’ yang dibawakan oleh Dr. Handrawan Nadesul. Dalam seminar ini diberikan kiat cerdas agar kita bisa mencegah dan menghadapi serangan kanker.

Ia menjelaskan, terapi-terapi kanker yang umum diberikan biasanya tidak hanya bekerja membunuh sel-sel kanker tetapi juga membunuh sel-sel sehat. Akibatnya, pasien akan merasakan efek samping.

Sebut saja kekebalan tubuh menurun, kelelahan, rambut rontok atau botak, mual dan muntah, nyeri atau sakit di bagian tertentu, luka di mulut atau tenggorokan, perubahan di kulit dan kuku yang menjadi gelap, kering, atau mengelupas.

“Frekuensi tindakan terapi yang berulangkali semakin menambah penderitaan pasien. Kondisi fisik yang memburuk ini akan menyebabkan kualitas hidup pasien menurun dan yang ditakutkan akan melemahkan semangat juang pasien untuk sembuh,” paparnya, di Jakarta, Sabtu (24/3).

Medical Marketing PT Indocare Citrapasific dr. Rony Wijaya, yang menjadi salah satu pembicara seminar mengatakan, untuk mengurangi efek samping selama terapi kanker, bisa digunakan terapi pendamping atau komplementer. Salah satunya dengan mengonsumsi suplemen jamur maitake.

Khasiat maitake diteliti oleh guru besar Emeritus Universitas Kobe Jepang, Prof. Dr. Hiroaki Nanba Ph.D sejak tahun 1983. Ia menemukan khasiat maitake berasal dari adanya kandungan senyawa polisakarida beta glukan yang lebih unggul dibanding jamur lain yang juga dikenal bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa tersebut adalah Maitake D-Fraction.

Jamur maitake untuk kanker memiliki 3 aksi sekaligus. Pertama, membantu mencegah pembentukan sel kanker, menghambat perkembangan sel kanker, dan menahan penyebaran sel kanker (metastasis) hingga 91,3%. Kandungan Maitake D-Fraction mampu meningkatkan imunitas tubuh.

Kedua, mengurangi efek samping terapi kanker seperti, kerontokan rambut, mual dan muntah, rasa nyeri, dan kehilangan nafsu makan. Ketiga, meningkatkan efektivitas pemulihan kanker dengan menggabungkan pengobatan kemoterapi dan konsumsi jamur Maitake. (tety)