Pabrik Miras Oplosan Digerebek Polres Tangsel

Jumat, 13 Apr 2018
istimewa

TANGERANG (Pos Sore) – Pabrik diduga tempat penjualan minuman keras (miras) oplosan jenis Vodko dan Mansion digerebek anggota Polres Tangerang Selatan di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (12/4) malam.

Kasus tersebut terungkap setelah dilakukan pengembangan dari tewasnya dua satpam di Ciputat, usai menenggak miras oplosan.

Awalnya, polisi menangkap Roni Mula Rajaguguk, penjual miras di Jalan Elang IV, Ciputat, Tangerang Selatan. Kemudian diketahui, dua satpam yang tewas, Ade Firmansyah, 34 dan Rohman, 40 membeli miras di lokasi tersebut.

Roni mengaku miras itu didapatkan dari tersangka Iwan di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Polisi pun menangkap Iwan.

“Tersangka Iwan merupakan distributor,” ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander Yurikho kepada wartawan, Jumat (13/4).

Kediaman Iwan digeledah ditemukan sekitar 900 miras Vodka dan Mansion dijadikan barang bukti. Kemudian dikembangkan ditemukan pabrik miras oplosan di Perumahan Poris Indah, Cipondoh, Kota Tangerang milik Limanto.

Di lokasi juga ditangkap dua karyawan pabrik yakni Kuswoyo dan Hermanto.
Barang bukti yang diamankan dua mesin pres botol, 21 dos miras Vodka dan Mansion, empat dos tutup botol Mansion dan Vodka, lima jerigen ethanol, tiga botol perasa jeruk, satu botol perasa vanila, satu jerigen karamel dan satu alat aduk.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 197 Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 136 Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan atau Pasal 204 Ayat (1) dan (2) KUHP. (marolop)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015