21 Pria Kuasai Lahan Sengketa Diamankan

Selasa, 17 Apr 2018

JAKARTA (Pos Sore) – Diduga hendak melakukan tindakan premanisme puluhan pria diamankan Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat dari lahan kosong di Jalan Pos Pengumben, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (16/4) sore.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu menuturkan sebanyak 21 orang diduga preman dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat. “Mereka kami amankan karena meresahkan masyarakat karena menempati sebidang lahan tanah kosong,” ujar AKBP Edy kepada wartawan, Selasa (17/4).

Kepala Tim II TPP, Ipda Gusti Ngurah Astawa menambahkan awalnya mereka mendapat laporan dari masyarakat adanya sekelompok orang mengaku dari pihak ahli waris salah satu lahan sengketa di Jalan Pos Pengumben dan menggunakan jasa sekelompok preman untuk menduduki lahan tersebut.

“Sedangkan dari kubu lain yang juga mengaku memiliki sertifikat lahan juga membawa sekelompok orang untuk menduduki lahan,” ujar Gusti.

Untuk menghinadri bentrokan dari kedua kubu yang bersengketa dan mencegah jatuh korban TPP dan anggota Reserse Kriminal Tahbang (Tanah dan Bangunan) mendatangi lokasi.

“Kami melakukan diskresi Kepolisian dengan mengamankan dan membawa sekelompok orang yang berada di lahan sengketa tersebut ke Mapolres Jakbar untuk menghindari pertumpahan darah,” ungkapnya.

21 orang yang diamankan tersebut dari pihak yang mengaku sebagai ahli waris yang lebih dulu menduduki lahan. Saat dilakukan penggeledahan dari mereka ditemukan dua senjata tajam jenis parang dan badik. Saat ini para pelaku masih dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Barat. (marolop)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015