Hubungan Sinergitas Antara Polisi dan Masyarakat Dijaga

JAKARTA – Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian berkunjung ke Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Senin (16/4). Saat itu, Victor menekankan pentingnya sinergi antara Polisi dan masyarakat untuk menekan peredaran minuman keras (miras) dan narkoba di Kepulauan Seribu.

“Kita berharap Kepulauan Seribu menjadi destinasi wisata bebas narkoba dan alkohol dengan adanya sinergi antara Polisi dan masyarakat,” ujarnya, kemarin.

Kapolres juga meminta kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan kepada aparat kepolisian apabila ada peredaran miras di Kepulauan Seribu khususnya Pulau Lancang.

“Saya berharap kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif dan tidak melakukan hal-hal perbuatan yang melanggar hukum seperti peredaran miras dan narkoba,” pintanya.

Selain bertemu dengan sejumlah tokoh, Kapolresr juga mendatangi salah satu keluarga kurang mampu di Pulau Lancang, Ibu Titin. “Kita juga sedikit memberikan bantuan kepada Ibu Titin. Mudah-mudahan bermafaat bagi keluarganya,” jelasnya. (marolop)

DEPOK (Pos Sore) – Enam pria sedang asyik main judi diringkus petugas Polresta Depok di Perumahan Raffles Hills, Cibubur, kemarin. Keenam pelaku yang diamankan yakni BF, 37, LHB, 50, LTJ, 58, ST, 58, WY, 47 dan SM, 64.

“Penangkapan berdasarkan laporan dari masyarakat yang dituangkan dalam LP/1019/ IV/2018/Res Depok,16 April 2018,” ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/4).

Menurut Bintoro, para pelaku bermain judi di rumah salah satu pelaku, SM di Blok M, Perumahan Raffles Hills. “Saat penggerebekan para pelaku sedang melaksanakan permaianan judi jenis Ling Fu. Selanjutnya para pelaku dibawa ke Polresta Depok untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Polisi mengamankan seperangkat alat permainan judi jenis Liung Fu, uang senilai Rp 101 juta, meja tempat permainan judi, KTP dan SIM para pelaku.

Atas perbuatannya tersebut para pelaku dikenakan pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. Kasus ini, masih dalam pengembangan Polresta Depok. (marolop)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!