Sudah Diplot Rp200 M untuk 2 Jalan Layang

Pemkot Bekasi Lega Dana Kemitraan DKI Rp 500 Miliar Segera Cair

Rabu, 25 Apr 2018

POS SORE – Meskipun pemberian dana kemitraan dari Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta kepada Pemerintah Kota Bekasi sedikit molor waktunya, namun Asisten Daerah III Kota Bekasi Dadang Hidayat mengaku lega karena sudah mendapat titik terang soal pemberian dana kemitraan tersebut.

Bantuan senilai Rp 500 miliar ini diproyeksikan bakal diterima Kota Bekasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI Jakarta pada Oktober 2018.

Menurut Dadang Hidayat, mengaku pemberian dana kemitraan kali ini molor dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2017, Kota Bekasi mengantongi dana bantuan Rp318 miliar dari DKI melalui APBD murni di pertengahan tahun.

“Tahun ini agak terlambat karena DKI harus mengeluarkan biaya untuk perbaikan venue jelang Asian Games 2018 pada Agustus nanti,” jelas Dadang di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (25/4).

Dadang mengatakan, telah mendapat informasi dari DKI soal rencana pencairan dana kemitraan tersebut. Akan tetapi dia pesimistis dana bakal maksimal digunakan untuk penataan infrastruktur di Kota Bekasi, mengingat waktunya sangat sempit dengan pergantian tahun baru.

“Bisa saja teknis penganggarannya tahun 2018, tapi penggunaannya di tahun 2019. Nanti 2019 kami juga dapat dana kemitraan lagi,” katanya.

Ada dua mekanisme dana kemitraan yang diterima Kota Bekasi yakni dinamis dan statis. Dana statis, kata Dadang, fokus untuk penataan infrastruktur seperti pembangunan jalan layang (flyover), betonisasi jalan, pembangunan polder air, sarana pendidikan, dan sebagainya.

Sementara dana dinamis, sudah dipastikan bakal menerima uangnya karena dialokasikan kepada warga yang tinggal di dekat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dan perbaikan beberapa infrastruktur di wilayah setempat.

“Kalau itu uang kompensasi bau, sudah pasti warga mendapat bantuan tersebut yang jumlahnya mencapai Rp 138 miliar,” katanya.

Dana itu dibagikan kepada 18.000 kepala keluarga (KK) dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000 per tiga bulan atas kompensasinya bermukim di dekat TPST milik Jakarta.

Arief Maulana, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, mengatakan, dana statis yang akan diterima Kota Bekasi telah disiapkan untuk pembangunan lanjutan jalan layang Cipendawa dan jalan layang Narogong sebesar Rp 200 miliar. (emf)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015