International Council of Women Nilai Kowani Sukses Majukan Perempuan Indonesia

Kamis, 10 Mei 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menjadi tuan rumah pelaksanaan General Assembly International Council of Women ke-35, di Yogyakarta, pada 13-18 September 2018. Kowani terpilih banyak kemajuan dan pencapaian dalam pembangunn dan pemberdayaan kaum perempuan.

Presiden International Council of Women (ICW) Jung Sook Kim pun berkunjung ke kantor Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Selasa (8/5). Kunjungan tersebut untuk melihat lebih dekat persiapan Indonesia yang menjadi tuan rumah pertemuan dunia bertema ‘Transforming Society Through Women’s Empowerment’, itu.

“Pada prinsipnya Kowani sudah siap untuk menyelenggarakan General Assembly ICW tahun 2018. Kegiatan ini tidak hanya untuk kepentingan Indonesia, tapi juga dunia. Dengan adanya kegiatan ini dapat mempermudah pencapaian pemberdayaan perempuan dan memperat hubungan kerjasama dunia,” kata Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo di sela kunjungan Kim.

Dipilihnya Kota Yogyakarta karena sebagai bagian dari napak tilas terkait perjuangan perempuan Indonesia. Karena di kota tersebut pertama kali para perempuan Indonesia menggelar kongres dan ini menjadi cikal bakal lahirnya Kowani.

Kegiatan General Assembly ICW sendiri akan dihadiri setidaknya 89 negara dan 1000 perempuan Indonesia dari berbagai organisasi maupun perorangan. Penyelenggaraan General Assembly di Indonesia merupakan hasil keputusan Sidang ICWke-34 tahun 2015 di Izmir-Turkey yang pada saat itu Kowani (Indonesia) ditunjuk untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan ICW ke-35.

Diakui Giwo, Kowani adalah organisasi perempuan terbesar dari negara-negara anggota ICW. Saat ini Kowani menjadi federasi dari 91 organisasi perempuan dengan 61 juta anggota. Dan, Kowani menjadi satu-satunya federasi organisasi perempuan dalam keanggotaan ICW.

“Kim sangat terkesan dengan Kowani dan ingin menjadikan Kowani sebagai role model bagi pengembangan organisasi perempuan di negara lain anggota ICW,” lanjut Giwo.

Sementara itu, Kim mengatakan program pemberdayaan perempuan yang dilakukan Kowani mencapai kemajuan luar biasa. Perempuan-perempuan Indonesia kini melangkah lebih maju baik dalam hal ekonomi, politik, sosial, maupun bidang lainnya.

“Saya senang, karena itu saya ingin negara lain belajar dari Kowani bagaimana memberdayakan kaum perempuan,” jelas Kim.

Dalam pandangannya, Kowani melakukan banyak hal untuk kemajuan perempuan Indonesia. Karena itu, pihaknya memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Kowani, katanya, termasuk yang berhasil di Asia Pasifik dan ingin mempromosikan keberhasilan Kowani ke dunia.

Dalam pertemuan tersebut, Kim juga menyatakan keinginannya agar Kowani bersedia melakukan sharing pengetahuan dan pengalamannya kepada organisasi perempuan lainnya peserta general assembly ICW.

Harapannya, tidak hanya negara-negara Asean yang bisa mencontoh kerja nyata Kowani tetapi juga organisasi perempuan di negara-negara Asia Pasific. “Kowani diharapkan lebih maju lagi dalam pemberdayaan perempuan. Saya percaya Kowani akan semakin sukses.” (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015