Ini Torehan Prestasi Membanggakan Marlupi Dance Academy pada 2018

Jumat, 11 Mei 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Marlupi Dance Academy (MDA) menorehkan prestasi luar biasa pada rentetan tahun 2018 ini. Sekolah balet tertua dan terbesar di Indonesia ini pada 3-4 Maret 2018 berhasil memenangkan perlombaan Asian Grand Prix 2018 Regional Dance Competition Jakarta.

“Dan, setiap finalist yang berhasil mendapatkan nilai di atas 80, mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Final Asian Grand Prix 2018 yang dilaksanakan di Hongkong pada 13-17 Agustus 2018, mewakili Indonesia,” kata Marlupi Sijangga, pendiri MDA, di Jakarta, Rabu (9/5).

Salah satu murid Marlupi Dance Academy, yakni Rebecca Alexandria Hadibroto, juga meraih prestasi sebagai juara pada kompetisi Youth America Grand Prix 2018, kategori Pre-Competitive Age Division, yang dilaksanakan pada 13-20 April 2018 di New York City.

Atas prestasi yang telah diraihnya, Rebecca Alexandria Hadibroto mendapatkan undangan untuk mengikuti perlombaan yang diselenggarakan Australian Teacher of Dance (ATOD) pada Juli 2018, dengan mendapatkan beasiswa berupa Free of Charge untuk semua biaya yang dibutuhkan dalam kompetisi tersebut, baik akomodasi maupun transportasi.

“Sebelumnya pada Oktober 2017, Rebecca Alexandria Hadibroto juga berhasil memperoleh penghargaan Hope Award (nilai tertinggi untuk balet klasik dan kontemporer) pada kejuaraan di Shen Zhen (China),” tambah Lisa Ayodhia, Senior Advisor, Marlupi Dance Academy.

Pada kompetisi, Taiwan Grand Prix yang dilaksanakan di Taiwan pada Agustus 2018, Marlupi Dance Academy mendapatkan 2 beasiswa bagi muridnya, yakni Rebecca Alexandria Hadibroto dan Ilona Jahja. Hebatnya, mereka berkesempatan untuk langsung menjadi finalist.

Kedua murid tersebut berhasil mendapatkan invitasi dari perlombaan Malaysian International Ballet Grand Prix. Mereka juga mendapatkan intensive course di Taiwan Grand Prix.

Selain itu, Marlupi Dance Academy juga berhasil mengirimkan 2 orang siswinya, yakni Regina Skolastika Jolenta dan Priskhila Yosikha, untuk mengikuti perlombaan international bergengsi yang diadakan oleh Royal Academy of Dance, London. Keduanya mendapatkan Genee Bursary (support/Scholarship dari Royal Academy of Dance diberikan bagi murid berprestasi).

“Tentu saja, untuk dapat mengikuti kompetisi ini tidaklah mudah, namun dengan usaha dan latihan yang keras, Marlupi Dance Academy berhasil mengirimkan keduanya,” lanjut Lisa.

Sejak didirikan pada 1956. MDA telah berhasil menciptakan karya-karya tari ballet klasik maupun tradisional modern, dan menorehkan banyak prestasi yang membanggakan, baik melalui kompetisi di dalam negeri, maupun di luar negeri.

“Dengan torehan prestasi yang dicapai oleh Marlupi Dance Academy saat ini, kami sangat bersyukur karena kami dapat membawa nama harum bangsa Indonesia di kancah dunia, melalui prestasi yang kami raih,” tambah Fifi.

“Namun tentu saja, perjuangan kami tidak akan berhenti sampai di sini, ke depan kami akan terus berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan prestasi Marlupi Dance Academy,” ujar Fifi Sijangga. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015