Kurangi Sampah, Furtuga dan ADPII Gelar ‘Waste Wise Design Competition 2018’

Sabtu, 12 Mei 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Anda mahasiswa atau masyarakat umum yang memiliki latar ilmu design produk industri? Coba ikuti kompetisi bertajuk ‘Waste Wise Design Competition 2018’, yang diadakan Forum Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) Angkatan 1973 (Fortuga) bekerja sama dengan Aliansi Desain Produk Industri Indonesia (ADPII).

Kegiatan untuk pertama kalinya diadakan ini mengangkat tema ‘Smart Products for Waste Solution’ atau ‘produk-produk cerdas untuk solusi limbah/sampah’.

Seleksi Tahap I (batas waktu 25 Agt 2018), di sini para peserta menyerahkan karya dalam bentuk desain konsep mencakup permasalahan, solusi, konsep produk, konsep desain, dan skema operasional.

Konsep desain dapat disampaikan melalui sketsa/ilustrasi, gambar rendering 2D&3D, gambar detail dan dimensi ataupun gambar pemodelan 3D, dan montase visual.

Seleksi Tahap II (batas waktu 21 September 2018), adalah seleksi untuk 5 peserta yang terpilih sebagai Finalis. Finalis ini akan diminta melakukan presentasi dan menunjukan mockup/model/prototype sebagai evaluasi akhir penjurian.

Waste Wise Design Competition 2018 akan memberi dukungan sebagian biaya pembuatan Mock Up kepada 5 finalis ini maximum @Rp.5.000.000.

Apabila karya yang diikutsertakan dalam kompetisi inu mendapatkan peluang produksi massal oleh pihak ketiga, maka penyelenggara (Fortuga dan ADPII) akan turut mendampingi dan mendorong peserta mendapatkan perjanjian kerjasama yang pantas.

Informasi terkait detail, materi pendukung, dan format pernyataan dapat diunduh melalui www.wastewisecompetition.com.

Ketua Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) Dino Fabrian, menjelaskan, kompetisi disain ini tidak hanya sebagai bentuk sosialisasi untuk membangun perhatian dan kesadaran masyarakat terhadap permasalahan sampah.

“Kompetisi ini juga sebagaidukungan terciptanya solusi-solusi disain produk yang edukatif, inovatif, kreatif  dan aplikatif, terkait permasalahan sampah dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan perumahan perkotaan,” terangnya usai Talkshow Seminar ‘Fortuga Peduli Sampah’, di gedung Indonesia Design Development Centre (IDDC), Jakarta, Jumat (11/5).

Dino menjelaskan, kegiatan Waste Wise Design Competition 2018 ini bekerja sama dengan mahasiswa dan universitas, umum, bahkan profesional. Kegiatan resmi dibuka dengan Talkshow Seminar pada Jumat (11/5). Kemudian dilanjutkan dengan seminar roadshow di beberapa kampus desain produk di Indonesia.
 
Para peserta akan memperebutkan hadiah senilai total Rp75 juta, berupa empat hadiah utama dan dukungan sebagian biaya pembuatan mockup/prototype, setelah melalui dua tahap seleksi. Selain itu, keempat pemenang akan diumumkan dalam acara Fortuga Day di Bandung pada 22 September 2018.

Untuk memperingati 45 tahun keberadaannya, Fortuga mencanangkan gerakan Fortuga Peduli Sampah, sebagai bentuk dukungan program Indonesia Bebas Sampah 2020.

“Kami menargetkan, maksimum dalam kurun lima tahun ke depan dan mendorong sistem tata kelola sampah rumah tangga  menjadi  lebih baik, lebih efektif dan effisien serta ramah manusia dan lingkungan,” kata Dino.
 
Ketua Waste Wise Design Competition 2018 Arie Bastaman, menjelaskan, kegiatan ini sebagai salah satu pencapaian kegiatan jangka pendek, selain Zero Waste Event dan Akademi Bijak sampah.

Untuk Jangka Menengah Fortuga Peduli Sampah menargetkan untuk merumuskan policy notes, berupa advokasi kepada pemerintah mengenai strategi pengelolaan sampah yang terstruktur, massif, efektif, dan akuntabel. 

Adapun dalam jangka panjang, Fortuga melalui kegiatan Fortuga Peduli Sampah menargetkan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya usia dini untuk mempunyai tanggung jawab dalam menangani sampah yang dihasilkannya dengan baik dan benar.
 
“Selain itu akan dibangun program Eco Ranger di beberapa wilayah destinasi wisata dengan tujuan meningkatkan kepedulian para wisatawan mengenai kebersihan di kawasan wisata terkait, melalui gerakan pemberdayaan komunitas lokal,” kata Arie.

Kegiatan kompetisi design ini juga didukung Greeneration Indonesia, organisasi yang khususnya bergerak di bidang pengelolaan sampah perkotaan, dan pengelolaan kebersihan lingkungan hidup pada umumnya. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015