Imigrasi Rutin Lakukan Razia

Banyak WNA di Bekasi Lakukan Pelanggaran Imigrasi

Sabtu, 19 Mei 2018
Kantor Imigrasi Bekasi di Jalan Ahmad Yani No. 2 Kota Bekasi

POS SORE — Kepala Kantor Imirgasi Kelas II Bekasi, Sutrisno mengungkapkan pihaknya sering menemukan pelanggaran terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) yang tinggal di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Kantor Imigrasi Bekasi kata Sutrisno, secara rutin melakukan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) yang tinggal di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Sutrisno mengatakan, pengawasan rutin dilakukan ke sejumlah perusahaan, apartemen, dan restoran. Pengawasan dan pengecekan seringkali dilakukan bersama sejumlah instansi seperti kepolisian, TNI, kejaksaan, Dinas ketenagakerjaan, dan Kemenakertrans.

“Kami cek semua mulai dari izin tinggal, visa maupun dokumen keimigrasian lainnya. Jika ada mereka yang tidak memiliki atau menyalahi aturan izinakan kami proses, baik itu sanksi administrasi atau bahkan bisa kami deportasi,” kata Sutrisno di kantornya.

Dikatakan, umumnya pelanggaran yang dilakukan oleh WNA yang berada di Bekasi motifnya ekonomi yaitu secara ilegal menyalahgunakan visa dan izin keimigrasian yang diberikan. “Ini karena banyaknya penggunaan Bebas Visa Kunjungan oleh WNA, selain tidak dikenakan biaya juga karena prosesnya yang mudah dan cepat,” ktanya.

Sutrisno menegaskan, kepada WNA yang terbukti melanggar seperti pembatalan dan pencabutan izin tinggal, pembatasan keberadaan, hingga pendeportasian dan memasukan dalam daftar penangkalan masuk wilayah akan ditindak tegas.

Sebelumnya Kantor Imigrasi II Bekasi melakukan operasi yang berlangsung sejak 11 Mei sampai 18 Mei 2018. Operasi itu dilakukan dengan mendatangi 7 perusahaan, 2 restoran dan 3 apartemen.

Dari operasi itu didapatkan 85 Warga Negara Asing, meliputi Jepang, Taiwan, Korea Selatan, India, Iran, Arab Saudi, Filipina, Nigeria, Amerika Serikat, Australia, dan Pakistan.

Dari semua WNA, satu WNA asal Korea tidak bisa menunjukkan paspor, 2 WNA Iran overstay 14 hari dan 2 WNA India overstay 44 hari. Semua diperiksa dan diberikan sanksi administrasi, namun 2 WNA asal India yang overstay dideportasi karena tidak mampu membayar biaya perpanjangan izin tinggal. (emf)