14.6 C
New York
19/10/2021
Aktual

Gabungan LSM se-Sumsel Protes Ijazah Palsu Calon Wakil Gubernur

POS SORE – Kasus Dugaan Ijazah Palsu, calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya sepertinya akan terus bergulir menyusul laporan Ormas Putra Sriwijaya, pimpinann Mas Agus Rudi ke Bareskrim Mabes Polri, Jumat (25/5) kemarin.

Mas Agus Rudi di dampingi sekitar 6 pengurus Ormas Putra Sriwijaya membuat Laporan Pengaduan (LP) di Bareskrim Polri atas dugaan ijazah palsu Mawardi Yahya.

Seperti diketahui, Mawardi Yahya merupakan calon Wakil Gubernur dari Calon Gubernur Herman Deru pada Pilkada mendatang. Pasangan ini diusung Koalisi Partai Hati Nurani Rakyat, Partai NasDem, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ormas Putra Sriwijaya mendesak pihak kepolisian segera mengusut kasus dugaan ijazah palsu Mawardi Yahya karena banyak sekali kejanggalan dari kelususan Cawagub Sumsel tersebut.

Kejanggalan itu menurut Agus Rudi, terlihat pada nomor STTB VI Cm No. 1489 tahun 1977. Pada STTB yang ditanda tangani kepala sekolahnya tidak tercantum Nomor Induk Pegawai (NIP) sang Kepsek.

Selain itu nomor induk nilai evaluasi belajar tahap akhir tahun 1977 dengan nomor induk di STTB tersebut juga tidak sama. Kejanggalan lainnya ialah nilai pada STTB tidak tecantum nama Mawardi Yahya.

“Ini berbeda dari 20 nama siswa lainnya yang namanya tercantum pada nilai STTB. Belum lagi soal tulisan yang berbeda baik di ijazah maupun di daftar nilai siswa hinngga hal ini sangat meragukan,” kata Agus Rudi.

Rencananya dalam waktu dekat Ormas Putra Sriwijaya akan melakukan aksi unjuk rasa dengan massa besar untuk mendorong agar kasus dugaan ijazah palsu milik calon wakil gubernur Sumatera Selatan ini dapat diproses sampai tuntas dan dilakukan pembuktian keasliannya secara hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu gabungan LSM se-Sumsel telah melakukan audiensi kepada pihak-pihak terkait mengenai dugaan ijazah palsu Mawardi Yahya kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.

Pekan lalu misalnya, atau Kamis (17/5) gabungan LSM se-Sumsel juga sempat melakukan audiensi dengan Kabid Humas Polda Sumsel dan Direktur Intelkam Polda Sumsel, melaporkan masalah dugaan ijawah palsu tersebut. (emf)

Related posts

Meikarta Aman untuk Konsumen

Tety Polmasari

Love the way You are

endang suherman

Kartini Fahmi Idris Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Tety Polmasari

Leave a Comment