Siloam Hospitals Purwakarta Kembangkan Layanan Atasi Rasa Nyeri

Rabu, 6 Jun 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Berdasarkan data S
Statistik di dunia, sebanyak 80% orang dewasa pernah mengalami nyeri di punggung/pinggang dan bagian tubuh lainnya.

Rasa nyeri bisa diartikan perpaduan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan dan berhubungan pada kerusakan jaringan. Rasa nyeri sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup manusia.

“Saat ini, permasalahan nyeri yang kerap terjadi di antaranya disebabkan oleh tidak tertangani dengan optimal,” kata dr. Thomas Purba, SpKFR, Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, di Siloam Hospitals Purwakarta.

Ia memaparkan hal itu dalam acara sosialisasi pelayanan ‘Intervention Pain Management (IPM)’ Tindakan Minimal Invasif untuk Meredakan Gangguan Nyeri,
di Siloam Hospitals Purwakarta (SHP) dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar SHP dengan 20 anak yatim Yayasan Al-Ukhuwah, Selasa, (5/6).

Menurutnya, meredakan gangguan nyeri menjadi faktor penting meningkatkan kualitas hidup pasien. Melalui layanan IPM yang dikelola melalui teknik minimal invasive pasien pun mendapatkan efek bebas nyeri jangka panjang atau permanen.

Siloam Hospitals Purwakarta telah mengembangkan layanan tersebut untuk menjadi yang terbaik dalam penanganan nyeri.

Untuk meningkatkan keakuratan tindakan dan kualitas hasil pelayanan, IPM dapat dilakukan dengan media guiding berupa USG, C-Arm atau pun Fluoroskopi (CathLab).

Ia menambahkan IPM ini dengan pendekatan multispesialistik. Bertujuan untuk meredakan nyeri, mengembalikan fungsi dan mencegah terjadinya nyeri berkelanjutan. Jadi, selain mengembalikan rasa nyaman, kualitas hidup pasien kembali meningkat.

Nyeri sendiri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan yang sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup manusia. (tety)