LAKI dan Sejumlah Ormas Resmi Jadi Pemantau Pileg dan Pilpres 2019

Kamis, 12 Jul 2018

JAKARTA– Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) bersama Pijar Keadilan, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) resmi menjadi pemantau Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“LAKI siap mengawal dan memantau Pileg dan Pilpres mendatang. Tujuannya, agar Pileg dan Pilpres bisa berjalan dengan jujur dan adil,” ungkap Ketua Umum LAKI, Burhanudin Abdullah di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/7).

Dikatakan Burhanudin, LAKI merupakan organiasi yang memiliki akar rumput di masyarakat. “Kalau soal pemantauan, anggota LAKI siap sampai ke akar rumput,” kata Burhanuddin meyakinkan.

Pada kesempatan serupa, anggota Bawaslu, Mochammad Afifudin mengatakan, saat ini keterlibatan lembaga pemantau pemilu semakin berkurang. Padahal, kata dia, penting melakukan pengawasan baik kepada peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu.

“Teman-teman pemantau yang punya kewenangan dan kemampuan untuk melakukan pengawasan terhadap kami maupun Komisi Pemilihan Umum. Kami mengharapkan semakin banyak pemantau yang mendaftar untuk memantau penyelenggaraan pemilu serentak yakni Pileg dan Pilpres tahun depan. Soalnya, ini adalah untuk pertama kali Indonesia menggelar Pileg dan Pilpres secara bersamaan,” kata Burhanudin.

Dengan keterbatasan pengawas yang ada di Bawaslu, kata Afif. hal ini penting guna mengawasi pelaksanaan pemilu di daerah. “Kami harap setelah ini kita bisa sinergi kerja pengawasan dan pemantauan dengan teman-teman. Kami istilahnya seremoni penyerahan sertifikatnya kemudian kerja di daerah yang akan memantau, dan ini penting sebagai mitra pengawal demokrasi di Indonesia,” demikian Mochammad Afifudin. (decha)