Penerima Beasiswa Orange Tulip Asal Indonesia Tahun Ini Meningkat 47 Persen

JAKARTA (Pos Sore) — Nuffic Neso Indonesia mengundang para penerima beasiswa Orange Tulip (OTS) untuk hadir dalam acara OTS Get Together Dinner. Acara ini bertujuan untuk mempererat ikatan kekeluargaan para penerima beasiswa OTS dan tukar informasi untuk persiapan keberangkatan ke Belanda.

Orange Tulip Scholarship (OTS) adalah beasiswa parsial dari institusi pendidikan tinggi Belanda yang dikoordinir oleh Nuffic Neso Indonesia.

Beasiswa ini untuk meningkatkan kesempatan studi di Belanda bagi para pelajar unggul Indonesia yang berminat mengikuti persiapan akademik (foundation year), atau mengambil gelar sarjana (bachelor), dan program pasca sarjana (master).

Informasi selengkapnya tentang OTS dapat diakses melalui www.nesoindonesia.or.id/ots.

Koordinator Promosi Pendidikan, Inty Dienasari, yang mewakili Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, membuka acara Get Together OTS, Rabu (11/7) malam.

Dalam sambutannya Inty berpesan mengenai pentingnya mematangkan persiapan sebelum keberangkatan. Inty juga mengundang semua penerima OTS untuk hadir dalam acara Pre Departure Briefing pada 11 Agustus 2018 di gedung Perpustakaan Nasional RI.

Hadir dalam acara ini perwakilan dari kantor Nuffic di Belanda, Eduard Pupupin, Marketing Advisor Team Mobility. Eduard mengungkapkan kegembiraannya bertemu dengan para penerima beasiswa OTS 2018/2019.

“Kami selalu mendapatkan pengalaman positif dengan para pelajar Indonesia. Karena itu, dengan gembira kami akan menyambut kedatangan kalian di Belanda,” katanya.

Menurut Eduard beasiswa OTS sudah terselenggara selama 10 tahun berkat adanya kerjasama Nuffic Neso dan Institusi Pendidikan Tinggi Belanda.

Saat ini program OTS ditawarkan di 10 negara. Beberapa alumni Belanda juga turut berpartisipasi dalam acara ini untuk membagikan pengalaman mereka saat studi di Belanda.

Walaupun OTS merupakan beasiswa parsial yang hanya memberikan potongan biaya kuliah sebesar 35 – 100% dan tidak memberikan subsidi untuk menutupi biaya hidup di Belanda, namun di tahun akademik 2018/2019, pelamar OTS mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Lebih dari 300 pelamar yang memenuhi syarat untuk bersaing diproses seleksi yang dilakukan institusi pendidikan tinggi Belanda. Mereka memperebutkan 81 kursi beasiswa untuk studi di 26 institusi dengan total nilai beasiswa lebih dari EUR 790,000.

“Sebanyak 80% melamar untuk program Master dan 20% di antaranya melamar untuk program Bachelor dan Foundation (persiapan studi). Dibandingkan dengan total pelamar tahun sebelumnya, jumlah pelamar tahun ini mengalami pengingkatan sekitar 47%,” ungkap Inty.

Dilihat dari data para pendaftar OTS, program studi yang paling banyak dipilih adalah jurusan Teknik, Ekonomi dan Bisnis, serta Ilmu sosial. Ada juga beberapa yang mendaftar untuk jurusan seni dan ilmu pengetahuan alam.

Universitas tujuan penerima beasiswa OTS di antaranya University of Twente, Tilburg University, Radboud University, The Hague University of Applied Sciences, Saxion University of Applied Sciences. (tety) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!