24.2 C
New York
06/08/2020
Aktual

Peningkatan Koperasi dan UMKM Dinilai Mampu Kurangi Kesenjangan

 


JAKARTA (Pos Sore) — Sekretaris Kementerian Koperasi UKM, Meliadi Sembiring, menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini mencapai lebih dari 5,2 persen. Namun yang masih menjadi pertanyaan adalah tentang pemerataannya.

“Kalau belum (merata), apa yang harus kita lakukan? Yang harus dilakukan adalah peran koperasi dan UMKM harus ditingkatkan untuk mengurangi kesenjangan itu,” tegas Meliadi dalam Rapat Anggota Tahunan XXXVIII Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) Tahun Buku 2017 di Jakarta, Sabtu (21/7).

Acara ini juga dihadiri Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriardi, Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko, dan Excetutive Pulau Pinang Malaysia, Dato Abdul Bin Hussain.

Menurut Meliadi, yang harus dilakukan untuk meningkatkan koperasi dan UMKM Indonesia adalah koperasi harus berkonektivitas dengan anggotanya. Kerjasama yang kerap dilakukan dengan berbagai negara harus dapat memberikan manfaat terhadap anggota.

“Jangan sampai sibuk kerjasama, tetapi lupa kepada anggota. Itu saya ingatkan!” tegasnya.

Ke depan, pemerintah ingin membangun koperasi yang berkualitas. Artinya koperasi mampu menjadi badan usaha yang dapat menjalankan kaidah-kaidah umum yang berlaku dalam dunia bisnis, sekaligus menjadi koperasi yang taat asas dan konsisten dalam melaksanakan prinsip-prinsip koperasi.

Sementara itu, Ketua Umum Induk KUD, Herman Y.L Wutun, menyampaikan bahwa dalam upaya peningkatan koperasi dan pelaksanaan program strategis, ada tiga prinsip koperasi yang harus ditegakkan dalam menjalin kerjasama dengan mitra strategis diantaranya yaitu jujur, adil, dan transparan.

“Kalau kita bermitra tidak jujur, satu hari sudah selesai. Maka kejujuran menjadi nomor satu. Jujur artinya ambil apa yang menjadi hak kita. Yang bukan hak kita, jangan kita ambil,” tegasnya.

Kedua adalah adil. Adil artinya bukan berarti bagi rata. Di koperasi kita mengenal proporsional. Siapa menyimpan besar, dapat besar, siapa menyimpan sedikit, dapat sedikit. Ketiga, transparan atau terbuka. Artinya terbuka terhadap sesuatu yang memang harus dibuka. (tety) 

 

Related posts

ASPAKI: Jangan Terlalu Bergantung pada Produk Luar

Tety Polmasari

Judi Sabung Ayam Digerebek 26 Pria Diamankan

marolop possore

Menko Polhukam: Pemerintah Tidak Boleh Diatur Premen

Tety Polmasari

Leave a Comment