Hetifah: Stakeholder Harus Bersinergi Majukan Parawisata Kaltim

Jakarta, Possore– Provinsi Kalimantan Timur tidak hanya kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) tetapi juga punya potensi tersendiri dalam parawisata khususnya ekowisata.

Kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan ini harus diselaraskan dengan mengutamakan aspek konservasi alam. Hal ini menjadi fokus pembahasan di Bimbingan Teknis Peningkatan Tata Kelola Destinasi Melalui Ekowisata yang digelar di hotel Aston Samarinda, Selasa (7/8).

Acara yang diikuti sekitar 60 para stakeholder pariwisata kota Samarinda ini menghadirkan narasumber Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Perdesaan dan Perkotaan, mantan Direktur Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain, dan Ketua Yayasan Bioma.

Hetifah yang juga wakil rakyat Dapil Provinsi Kalimantan Timur serta Kalimantan Utara (Kaltara) itu optimis terhadap sektor pariwisata daerah Banua Etam ini. Provinsi Kaltim walau memiliki wisata yang tidak kalah menariknya dibadingkan daerah lain tetapi saat ini daerah Banua Etam belum mengandalkan sektor parawisata sebagai pemasukan daerah.

“Sekarang bagaimana cara memanfaatkan sektor pariwisata ini sebagai sektor unggulan di Kalimantan Timur. Bagaimana caranya agar dapat kita jaga,” jelas politisi senior Partai Golkar tersebut.

Dikatakan Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) ini, pemerintah pusat seringkali kurang merespon kepentingan daerah. “Stakeholder pariwisata seringkali ada miskomunikasi antar pelaku di daerah. Kuncinya, semua hanya bisa bergandeng tangan dan bersinergi didukung kebijakan serta dukungan yang pro pariwisata,” kata Hetifah.

Kepala Dinas Provinsi Kota Samarinda, Muhammad Faisal mengapresiasi dan dukunganmya terhadap kegiatan ini. “Terima kasih atas kesempatan menggali potensi pariwisata di Samarinda ini,” papar dia.

Sedangkan Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Regional II, Reza Pahlevi mengatakan, pariwisata saat ini senjadi sektor unggulan. Pariwisata diyakini akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Pariwisata Banua Etam harus menadi sektor unggulan karena memiliki potensi yang tidak kalah dibanding daerah lain.”

Menurut Reza, Kaltim harus bersyukur karena mempunyai wakil rakyat, Hetifah, yang sangat mendukung pembangunan pariwisata di Kaltim ini. “Selain posisi beliau yang strategis, juga keahlian beliau yang memang mumpuni di sektor pariwisata ini,” papar dia.

Membahas tentang promosi, Syafrudin Pernyata, Kadispar Provinsi Kaltim menyampaikan bahwa dalam promosi jangan memberi harapan palsu. Menurut dia, memberi harapan palsu akan mengecewakan orang. “Kita harus punya daya saing. Promosi yang paling baik adalah produk itu sendiri. Promosi paling dahsyat adalah dari pengunjung,” demikian Reza Pahlevi. (decha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!