Erick Thohir Terima Dukungan Asian Games 2018 Institut STIAMI

Minggu, 12 Agu 2018

JAKARTA (Pos Sore) – Penyelenggaraan 18th Asian Games 2018 tinggal menghitung hari. Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) yang diketuai Erick Thohir sudah menyiapkan segalanya untuk kesuksesan penyelenggaraan event olahraga yang diikuti 45 negara se-Asia itu.

Tidak mudah dalam menyiapkan perhelatan olahraga terbesar ke-2 di dunia ini setelah Olimpiade. Ajang bergengsi ini bukan hanya ajang prestasi olahraga, namun bagi tuan rumah Indonesia ini menjadi ajang promosi ke tingkat Internasional.

Untuk itu, Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami (Institut Stiami) Jakarta, pada Minggu (12/8), di Kantor INASGOC di kawasan Pacific Place Jakarta, ratusan Sivitas Akademika yang terdiri dari manajemen, mahasiswa, alumni, dosen hingga yayasan memberikan dukungan untuk INASGOC.

Rangkaian acara yang dimulai dengan longmarch dimulai dari kawasan Sudirman/Senayan menuju ke kantor INASGOC dengan membawa atribut dukungan serta bendera dari 45 negara peserta Asian Games 2018.

Sambil menyanyikan lagu nasional serta yel–yel, sesampainya di kantor INASGOC rombongan langsung diterima oleh Ketua INASGOC Erick Thohir.

Djaka Permana selaku ketua Yayasan ILOMATA Institut Stiami dalam sambutannya menyampaikan, Institut Stiami sangat bangga atas kesiapan penyelenggaraan ajang 4 tahunan ini. Institut Stiami pun siap membantu dalam menyukseskan perhelatan besar ini.

Erick Thohir yang menyambut rombongan Institut STIAMI mengaku sangat senang banyak kalangan masyarakat yang memberikan dukungan kepada INASGOC termasuk dari kalangan mahasiswa dan insan pendidikan dari Institut Stiami. “Semoga memberikan energi untuk panitia dalam memberikan kesuksesan Asian Games 2018,” katanya.

Dukungan dari Institut Stiami berupa Piagam Dukungan dan tanda tangan serta ucapan dukungan dari ratusan sivitas akademika Institut Stiami dalam bentuk spanduk.

“Semoga dukungan dari Institut Stiami ini menjadi Energy of ASIA dan membanggakan Indonesia. Suskes untuk INASGOC dan Kontingen Indonesia,” tambah Djaka. (tety)