RS Premier Bintaro Gunakan Teknologi Radiologi GE Healthcare Centricity, Ini Hasil Studinya

Jumat, 7 Sep 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Seiring dengan bertambahnya penyakit kronis dan populasi lansia di era modern ini, radiologi berperan penting dalam memastikan pasien mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Karenanya, menjadi sangat penting bagi ahli radiologi dan dokter untuk mendapatkan gambar dan laporan radiologi yang akurat dan komprehensif. Sebagai upaya untuk memastikan penanganan pasien yang lebih akurat dan cepat.

Menerapkan teknologi digital cerdas, seperti GE Healthcare CentricityTM Universal Viewer 100 Edition, akan membantu para ahli radiologi dan dokter dalam memberikan diagnosis dan membuat keputusan yang lebih akurat dan efisien.

Dan, itu dibuktikan oleh RS Premier Bintaro. Sejak diterapkan pada 2016, rumah sakit ini dapat melakukan penghematan biaya sebesar 31% per pemeriksaan pasien. Penghematan terjadi karena semakin berkurangnya penggunaan film rontgen.

Selain itu, mempersingkat waktu tunggu pasien hingga 38% berkat efisiensi alur kerja, dan meningkatkan ketepatan diagnostik sebesar 10% dari kualitas gambar dan pengukuran radiologis yang lebih baik.

GE CentricityTM Universal Viewer 100 Edition adalah solusi pengarsipan data pasien dan platform komunikasi berbasis web yang terintegrasi dan dilengkapi alat produktivitas cerdas, visualisasi canggih, dan mudah diakses di manapun.

Sebagai single repository untuk gambar 2D dan 3D, alat ini sangat cocok diterapkan di departemen radiologi berskala kecil hingga menengah. Alat ini juga memiliki interoperabilitas yang tinggi dengan sistem rumah sakit lainnya, termasuk catatan medis elektronik.

VP Business Development and IT Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia, Wildan Djohany, mengatakan, sejak pertama kali diterapkan, pihaknya melihat CentricityTM sebagai alat medis yang hemat biaya untuk menyimpan data diagnosis dan memiliki interface yang terhubung dengan sistem rekam medis elektronik rumah sakit.

“RS Premier Bintaro secara konsisten mempertahankan perawatan pasien berkualitas tinggi dan keunggulan klinis dengan memanfaatkan teknologi mutakhir,” lanjutnya, di RS Premier Bintaro, Kamis (7/9).

Pembuktian itu juga bukan berdasarkan semata-mata dari pihak RS Premier Bintaro. Adalah Frost & Sullivan yang juga melakukan studi komparatif dengan membandingkan tingkat kunjungan balik, biaya, dan jumlah pemeriksaan pada November 2015 hingga Januari 2016 (sebelum GE CentricityTM Viewer 100 Edition) dan November 2016 hingga Januari 2017 (setelah periode GE CentricityTM Viewer 100 Edition).

Studi tersebut merupakan hasil penghitungan dari 10.000 prosedur radiologi selama periode 3 bulan. Hasil studi ini juga merupakan hasil dari 12 sesi diskusi dengan ahli radiografi, ahli radiologi, administrator, ahli bedah, dan dokter dari rumah sakit.

Putty Kartika, Country Director, GE Healthcare Indonesia, jelas bangga atas pencapaian penerapan teknologi baru ini. Pihaknya, akan terus mendukung rumah sakit untuk menjadi salah satu penggagas pertama transformasi rumah sakit digital di ASEAN.

Dikatakan, GE Healthcare berkomitmen untuk menyediakan teknologi dan solusi kesehatan ke rumah sakit di Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan keterjangkauan layanan kesehatan di Indonesia.

“Saya berharap ke depannya akan lebih banyak sistem perawatan kesehatan yang memanfaatkan teknologi digital yang dapat meningkatkan kesehatan di Indonesia,” katanya.

Sekretaris Jenderal Persatuan Dokter Spesialis Radiology Pusat (PDSRI), Dr. Vonny N. Tubagus, Sp Rad (K) mengapresiasi hasil studi tersebut. Sebagai spesialis radiology ia mengakui manfaat digunakannya teknologi tersebut.

“Hal ini sangat memudahkan para tenaga kesehatan dalam pengambilan gambar dan meningkatkan komunikasi antara dokter dan ahli radiologi melalui platform terintegrasi,” katanya dalam kesempatan yang sama. (tety)