Hanya di Warung SAHARA, Bayar Tunggakan BPJS Kesehatan Dapat Cashback Sembako

Sabtu, 8 Sep 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Ada program menarik yang digagas pendiri Warung SAHARA (Sahabat Usaha Rakyat) Ir. Sharmila, M.Si agar masyarakat yang menunggak iuran BPJS Kesehatan mau membayar.

Sharmila yang juga Ketua Umum INKOWAPI (Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia) ini menggagas program berupa cashback 10 persen dari nilai total tunggakan yang berupa paket sembako seharga nilai cashback.

Siapa yang tidak tertarik? Meski baru langkah awal, gebrakan ini cukup menggerakkan warga untuk membayar iuran BPJS Kesehatan selama 4 bulan. Buktinya, Sabtu (8/9) sejumlah warga RT 14/RW 2, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, berdatangan ke Warung SAHARA ‘Berkah Cahaya’.

Tak hanya sekedar mendapatkan paket sembako, tapi juga ada doorprize bagi empat warga yang namanya keluar setelah dikocok. Maka, ketika doorprize ini dikocok, warga pun antusias menunggu meski berharap-harap cemas.

Jaringan retail sembako SAHARA ini memang bergerak dalam industri distribusi bahan makanan dan telah memiliki 30 ribu gerai di lima Provinsi, yakni Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Helti Endrasari, Plh Asdep Bidang Manajemen Iuran Peserta Non PPU dan PBI Kantor Pusat BPJS Kesehatan, menilai gebrakan yang menarik ini cukup membantu masyarakat untuk membayar tunggakan iuran. Program ini sendiri diakuinya bukan BPJS Kesehatan yang menginisiasi, melainkan Warung SAHARA.

“Salah satu penyebab mengapa masih ada warga menunggak membayar iuran karena akses untuk membayar mungkin jauh. Nah, Warung SAHARA ini memiliki jaringan yang luas dan dekat dengan pemukiman padat penduduk. Jadi, bisa terbantukan,” katanya saat ditemui di sela pembagian paket sembako bagi warga yang menunggak BPJS Kesehatan tersebut.

Faktor lainnya, mengapa masih ada yang menunggak karena warga menunda-nunda untuk membayar dengan alasan tidak dalam keadaan sakit atau belum saatnya membayar. Melalui Warung SAHARA ini pula, saat warga berbelanja, pengelola warung ikut mengedukasi warga mengenai pentingnya membayar iuran tepat waktu karena sakit bisa saja datang dengan tiba-tiba.

“Kemudahan dalam mendaftar dan membayar iuran masih menjadi pekerjaan rumah bagi BPJS,” katanya meski diakuinya di setiap wilayah BPJS Kesehatan rutin melakukan sosalisasi.

Amir Hamzah, seorang pendamping/penyelia e-Waroeng, mengakui program tersebut memang instruksi dari CEO SAHARA, Sharmila. Menurutnya,dengan adanya cashback memudahkan masyarakat yang menunggak untuk membayar.

Dia sendiri tidak bisa memastikan berapa banyak warga di wilayah itu yang menunggak iuran BPJS Kesehatan. Namun, seingatnya untuk wilayah Kecamatan Sawah Besar ada sekitar 2000an warga.

“Untuk cashback ini kan masih uji coba juga, apakah efektif. Tapi untuk langkah awal sih animo masyarakat cukup bagus. Lagi pula program cashback ini juga untuk warga dan pengelola warung. Terlebih untuk satu warung jaringan SAHARA bisa mengcover 100-200 orang,” tuturnya.

Saat ini, sebagaimana disampaikan Sharmila, warung jaringan SAHARA ada 30.000 yang tersebar di 5 provinsi tersebut. Selain bisa membayar iuran, para peserta BPJS ini bisa membeli sembako murah di warung jaringan SAHARA dengan syarat tidak ada tunggakan.

Keuntungan bagi SAHARA adalah jaringan konsumennya akan bertambah luas dan para pelaku jaringan ritel sembako akan bisa lebih aktif lagi mencari konsumen. BPJS kesehatan juga mendapat keuntungan karena masyarakat lebih mudah untuk membayar iuran dan dekat dengan rumah mereka. (tety)