Merz Aesthetics Luncurkan Aplikasi Real Matters ID

JAKARTA (Pos Sore) — Pertumbuhan industri estetika di Indonesia saat ini semakin berkembang pesat. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyak orang yang mendatangi klinik kecantikan untuk bisa tampil maksimal.

Dengan adanya kemajuan teknologi dalam dunia kecantikan, semakin memungkinkan banyak teknik yang dapat dilakukan untuk mengubah penampilan wanita menjadi lebih cantik sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Namun, masyarakat harus hati-hati dalam memilih klinik kecantikan untuk perawatan estetika, karena bukan tidak mungkin menemukan klinik kecantikan yang melakukan praktek kurang jujur. Seperti halnya di industri lainnya, perawatan kecantikan ternyata juga terdapat produk-produk yang biasa disebut ‘KW’ atau ‘tidak original’.

Satu di antara alat perawatan kecantikan yang dipalsukan tersebut yakni teknologi Ultherapy yang menggunakan ultrasound. Menyadari hal ini Merz Aesthetics meluncurkan aplikasi REAL MATTERS ID untuk membantu memastikan pasien klinik kecantikan menerima perawatan Ultherapy autentik yang ditangani oleh dokter estetika terlatih dan bersertifikat.

Country Manager Merz Indonesia, Ricardo Manaloto mengatakan, peluncuran aplikasi REAL MATTERS ID bertujuan untuk membantu masyarakat agar dapat memastikan perawatan kecantikan yang diterima di suatu klinik kecantikan, khususnya perawatan Ultherapy menggunakan perangkat yang autentik atau ‘asli’ serta ditangani oleh dokter estetika terlatih dan bersertifikat.

“Ultherapy merupakan satu-satunya perawatan Ultrasound autentik yang sudah lolos uji FDA untuk perawatan kecantikan non-bedah yang dapat mengencangkan kulit kendur di bagian wajah, alis, leher, dan bawah dagu serta untuk memperbaiki garis halus dan kerutan di daerah sekitar bawah leher,” terangnya, di Jakarta, Jumat (7/9).

Karena keberhasilan dan popularitas Ultherapy, menyebabkan produksi beberapa perawatan tiruan dan membahayakan pasien yang tidak menaruh curiga dengan janji-janji palsu mereka. Perangkat treatment tiruan ini belum diuji dan berpotensi tidak aman, yang mungkin lebih berbahaya daripada memberikan kebaikan.

Sejak diluncurkan pertama kali pada 2008, Ultherapy merupakan perawatan yang memanfaatkan teknologi ultrasound non-invasif yang meningkatkan sistem regeneratif tubuh untuk merangsang pertumbuhan kolagen dengan lembut dan alami, dan telah membawa perubahan besar dalam dunia kecantikan di seluruh dunia.

Populer di kalangan dokter kecantikan, Ultherapy menggunakan teknologi DeepSEE ultrasound imaging (pencitraan ultrasonografi). Ini artinya, para dokter kecantikan dapat langsung melihat lapisan kulit pada saat perawatan berlangsung untuk memastikan agar energi ultrasound tersebut dialirkan ke bagian kulit yang tepat.

Teknologi unik ini didukung oleh lebih dari 50 studi klinis, lebih dari 60 makalah kesehatan terpercaya, dan lebih dari 100 paten dari seluruh dunia.

President Director of Miracle Group, dr Lanny Juniarti pun menghimbau masyarakat agar cerdas untuk memilih klinik kecantikan yang menggunakan produk yang asli. Pasalnya banyak beredar produk alat perawatan kecantikan yang palsu, sehingga perawatan menjadi berjalan sia-sia.

“Karena, pada banyak perawatan palsu, energi dikirimkan pada tingkat dan kedalaman yang tidak konsisten, sehingga membahayakan pasien. Ini karena energi ultrasound yang dikirimkan terlalu intens dan terlalu dekat ke permukaan kulit dapat menyebabkan luka bakar pada area yang seharusnya dirawat,” jelasnya.

Sebaliknya, energi yang dihantarkan secara sporadis (menyebar/tidak presisi) atau terlalu rendah (atau tidak ada sama sekali) dapat memberikan hasil yang kurang diinginkan – atau tidak ada hasil sama sekali. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!