Terbaik Pendataan Koperasi, 3 Provinsi Raih Penghargaan dari Kemenkop UKM

Kamis, 13 Sep 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Koperasi dan UKM memberikan penghargaan kepada tiga provinsi dengan progres pendataan koperasi terbaik per 31 Agustus 2018. Yaitu, Terbaik I diraih provinsi Kalimantan Selatan, Terbaik II Kalimantan Barat, dan Terbaik III Jawa Timur.

“Ke depan, saya berharap hal itu bisa diikuti provinsi-provinsi lain agar percepatan pendataan koperasi dapat terealisasi,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring pada acara Rapat Koordinasi dan Pelatihan Pendataan Koperasi Angkatan III, yang diikuti seluruh Kepala Dinas provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia, di Jakarta, Kamis (13/9).

Menurutnya, pendataan koperasi menjadi bagian penting dalam program Reformasi Total Koperasi di Indonesia, yaitu rehabilitasi koperasi. Data koperasi yang diolah melalui online data system (ODS) 2017 berjumlah 152.714 unit koperasi.

Rinciannya, sebanyak 1.481 unit merupakan binaan pusat, 4.481 unit binaan provinsi, dan 146.751 unit binaan kabupaten/kota. Dari jumlah itu tergambar, pemerintah daerah memiliki peran amat penting dan strategis dalam hal pendataan dan pembinaan koperasi.

“Dengan database koperasi yang akurat, valid, dan up to date, maka kebijakan dan program akan lebih tepat sasaran,” papar Meliadi.

Untuk itu, Meliadi menekankan pihak Pemda dapat memberdayakan keberadaan Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) yang ada di daerahnya masing-masing.

“Namun, PPKL harus dipastikan benar-benar turun secara teknis ke lapangan guna melakukan pemantauan, evaluasi dan pendataan terhadap koperasi,” tandas Meliadi.

Ia menyebutkan, pada 2019, pihaknya harus memastikan pada seluruh kabupaten/kota mendapatkan alokasi PPKL. Direncanakan jumlah PPKL akan bertambah menjadi 1.235 orang. Dengan jumlah kabupaten/kota sebanyak 514 orang, maka setidaknya setiap kabupaten/kota akan mendapatkan dua orang anggota PPKL.

Bagi Meliadi, analisis data melalui pengembangan berbasis teknologi menjadi satu kebutuhan. Pengembangan aplikasi Online Data System (ODS) merupakan suatu jawaban dan solusi atas tuntutan perkembangan zaman dalam rangka pendataan koperasi yang dikembangkan Kementerian Koperasi dan UKM, terutama guna menghimpun laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi. (tety)