Giwo Rubianto: Tanggung Jawab Ibu Bangsa Bukan Penyebar Hoax

JAKARTA (Pos Sore) — Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo, sangat menyayangkan adanya berita bohong atau hoax yang terlontar dari mulut seorang ibu bangsa. Terlebih kasus ini pun menyedot perhatian publik secara global.

“Sebagai Ibu Bangsa justru di pundak kitalah letak tanggung jawab untuk mendidik anak-anak kita sebagai penerus masa depan bangsa. Dengan menyebarkan berita bohong justeru memberikan contoh tidak baik bagi anak-anak bangsa,” tandas Giwo, di Jakarta, Jumat (5/10).

Giwo menambahkan, sebagai Ibu Bangsa juga bertanggung jawab memperbaiki mentalitas bangsa, serta penjaga moral keluarga dan masyarakat. Termasuk memberikan contoh yang baik kepada generasi penerus berupa tingkah laku serta tutur lisan yang baik.

“Ibu Bangsa harus memiliki kredibilitas yang jelas karena pada akhirnya semua itu harus dipertanggungjawabkan. Harus menjadi contoh yang baik, sebagai panutan atau role model bagi keluarga, masyarakat dan bangsa, bukan sebagai penyebar hoax,” tegasnya.

Karenanya, Giwo sangat mengapresiasi pihak kepolisian yang menindaklanjuti kasus tersebut secara hukum. Menurutnya, kasus–kasus berita bohong atau hoax perlu diselesaikan secara hukum. Hal tersebut penting agar tidak menjadi preseden buruk di tengah masyarakat.

“Siapun pelakunya, meski ia adalah seorang perempuan. Tetap harus diproses secara hukum. Harus ada tindakan hukum agar masyarakat jera,” katanya.

Giwo menegaskan hoax adalah hal tabu. Tetapi belakangan banyak disebarkan ke masyarakat melalui media sosial. Dan kasus ini jelas membuat masyarakat menjadi resah. Dengan munculnya hoax melalui media massa tentu hal tersebut akan berpengaruh pada proses mendidik generasi bangsa.

“Terutama kepada kaum perempuan, berhati-hatilah. Jangan ikut-ikutan menyebar hoax, apalagi menjadi pelaku hoax,” tambahnya. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!