Produk Inovasi Indonesia Diminati Pasar Luar Negeri

Kamis, 1 Nov 2018

JAKARTA (Pos Sore) – Produk-produk riset dan inovasi Pusat Unggulan Iptek (PUI) mampu menarik minat para peserta Indonesia Innovation Day (Indonesia ID) yang diselenggarakn pada 16-17 Oktober 2018 di International Convention Center, Kobe University, Jepang.

Terdapat 10 produk inovatif yang dipresentasikan dalam agenda Indonesia ID 2018. Produk tersebut dipilih berdasarkan kriteria keunggulan berbasis akar budaya Indonesia, mencerminkan produk biodiversitas yang dimiliki Indonesia, dan potensi kerjasama yang kuat antara Indonesia dan Jepang.

Dalam rangkaian kegiatan Indonesia ID 2018, telah terjadi penandatanganan sebanyak 22 buah naskah kerjasama yang mencakup kerjasama bisnis, kerjasama perluasan pasar, kerjasama pengembangan produk, dan kerjasama riset untuk menguatkan keunggulan produk.

Rincian 20 naskah kerjasama tersebut adalah 1 MoA, 6 MoU, dan 13 Letter of Intent yang akan ditindaklanjuti menjadi MoU dan MoA. Sementara itu tercatat ada 9 buah potensi kerjasama yang akan ditandatangani sampai dengan semester I 2019.

Indonesia ID 2018 diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Ditjen Lembaga Litbang. Bertujuan untuk memperluas jaringan kerjasama internasional.

Kerjasama ini termasuk dalam hal pengembangan teknologi lanjutan, kerjasama sertifikasi produk untuk pangsa pasar internasional, perluasan promosi dan pasar atas suatu produk, serta meningkatkan sinergi inovasi yang berkelanjutan antara lembaga PUI dengan pusat riset inovasi dan industri di berbagai negara.

Direktur Lembaga Litbang Kemenristek Dikti Kemal Prihatman, dalam media gathering di BPPT Jakarta, Rabu (31/10), mengatakan IID 2018 di Kobe ini diikuti oleh berbagai institusi litbang PUI. Tercatat 49 inventor berangkat ke Jepang dengan membawa 41 produk dari 7 bidang seperti pangan pertanian, energi, kesehatan, maritim, Teknologi Informasi dan Komunikasi, material maju, dan sosial budaya.

Melalui Indonesia ID 2018 diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan pihak asing terhadap investasi riset di Indonesia, membuka jalan untuk kolaborasi riset maupun industri negara Indonesia di lingkungan internasional, serta peluang lainnya yang mendukung peningkatan pemanfaatan hasil produk berbasis riset di Indonesia.

Pelaksanaan Indonesia ID 2018 juga merupakan salah satu agenda kerjasama internasional dengan pihak Jepang dalam memeriahkan Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang – Indonesia.

Tema dari Indonesia ID 2018 yaitu ‘Enhancing Innovation, Expanding Collaboration’ dengan target untuk peningkatan inovasi dan pengembangan kolaborasi bertumpu pada keunggulan Indonesia berbasis kekayaan biodiversitas dan keunikan budaya.

Indonesia ID 2018 tidak terbatas pada promosi produk hasil riset dan kekayaan biodiversitas Indonesia saja. Melalui agenda ini, Kemenristekdiki juga melakukan promosi terkait eksistensi kelembagaan PUI, yang berkompeten dan berpotensi untuk bersaing di lingkungan internasional.

Misi khusus yang dibawa dalam agenda ini diharapkan dan dapat memberikan peluang positif kepada perkembangan kelembagaan litbang di Indonesia, baik dalam kapasitas sumber daya, kapasitas riset dan pengembangan, maupun kapasitas diseminasinya. (tety)