110.643 Pengendara Ditilang Selama Operasi Zebra

JAKARTA – Jajaran Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya menilang 110.643 pengendara mobil maupun sepeda motor yang terbukti melakukan pelanggaran selama 13 hari Operasi Zebra Jaya yang berlangsung sejak 30 Oktober-12 November 2018.

“Jumlah pengendara tersebut menurun 20 persen dibanding Operasi Zebra 2017 periode yang sama,” ujar Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budiyanto di Jakarta, Senin. (12/11).

Dikatakannya, 16.285 pengendara diberikan teguran selama 13 hari Operasi Zebra atau meningkat sebesar 3.563 teguran dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, pelanggaran tertinggi yakni melanggar rambu berhenti dan parkir sembarangan sebanyak 6.167 kasus, melanggar marka berhenti (4.313 kasus), kelengkapan surat (3.056 kasus), kelebihan muatan (2.173 kasus), dan sabuk pengaman (2.066 kasus). Melanggar lampu lalu lintas (1.499 kasus), marka tidak terputus (1.122 kasus), kelengkapan kendaraan (962 kasus), dan menggunakan telepon selular (865 kasus).

Selain penegakan hukum, anggota Polda Metro Jaya memberlakukan kegiatan preemtif, sosialisasi penyebaran spanduk, program keamanan lalu lintas, dan program keselamatan lalu lintas.

Polda Metro Jaya juga memperkenalkan program pencegahan meliputi pengaturan lalu lintas, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas. Operasi Zebra 2018 sendiri digelar 30 Oktober-12 November 2018 guna persiapan menghadapi perayaan Hari Natal dan Tahun Baru. (marolop)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!