17.5 C
New York
13/05/2021
Aktual

Pendidikan Perkoperasian untuk Anggota, Kemenkop Apresiasi Kopsyah BMI

TANGERANG (Pos Sore) — Jajaran pengurus Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) menyelenggarakan pendidikan perkoperasian bagi anggotanya dalam rangka meningkatkan pengetahuan di bidang koperasi.

Apa yang dilakukan oleh Kopsyah BMI mendapatkan apresiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM. Pemerintah menilai pelaksanaan pendidikan perkoperasian bagi anggota, mencerminkan pengelolaan organisasi pada Kopsyah BMI telah sesuai dengan asas dan prinsip koperasi.

“Selain berupaya untuk memberikan pelayanan kepada anggota, Kopsyah BMI juga berkomitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia insan koperasi sehingga organisasi dan kinerja koperasi dapat berjalan dengan baik,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Dr Rully Indrawan.

Ia mengemukakan hal itu saat membuka Pendidikan Perkoperasian untuk anggota Kopsyah BMI tahun 2019 bertema ‘Model BMI Syariah untuk pemerataan ekonomi yang mensejahterakan’, di Tangerang, Rabu (4/9/2019).

Acara dihadiri pula oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Dr H Tabrani, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab Tangerang Drs H Teddy Suwardi MSi, Pemred majalah Peluang yang sekaligus pemateri H Irsyad Muchtar.

Hadir pula Ketua Pengurus sekaligus Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara beserta jajaran pengurus lainnya, Ketua Pengawas Operasional Kopsyah BMI H Didi Budiharta SH beserta jajaran, Anggota Pengawas Syariah H Trisiladi dan para anggota Kopsyah BMI.

Menurut Prof Rully, pendidikan perkoperasian dapat meningkatkan partisipasi anggota dalam mengembangkan usaha permodalan serta terciptanya profesionalisme manajemen SDM koperasi dalam rangka menuju koperasi yang berkualitas.

“Fungsi koperasi itu, berkelompok supaya usahanya ringan dan menciptakan biaya yang lebih murah. Dengan demikian, usaha yang dimiliki anggota koperasi akan terbantu. Membangun koperasi sama saja membangun peradaban masa depan yang lebih baik,” papar Prof Rully.

Untuk itu, ia berharap anggota Kopsyah BMI memiliki keyakinan hati berkoperasi untuk perekonomian yang lebih baik.

Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara Kamaruddin Batubara, mengatakan, Kopsyah BMI merupakan koperasi yang pengelolaannya dilakukan dengan pola syariah, infak, wakaf dan zakat.

“Kini Kopsyah BMI menjadi koperasi terbesar se Indonesia dalam mengumpulkan wakaf. Hingga 31 Agustus kemarin, nilai wakaf kita sebesar Rp 6,2 Miliar,” kata Kamarudin.

Kopsyah BMI, tambahnya, bisa membangun rumah gratis bukan hanya pada anggota tapi juga masyarakat. Ada juga santunan untuk anggota yang sakit, memberikan kursi roda bagi anggota yang sakit, penyediaan ambulan, beasiswa bagi anak yatim dan aktivitas sosial lainnya.

“Kita gerakkan setiap anggota berwakaf Rp2.000 per minggu dan infaq Rp1.000 per minggu,” paparnya.

Di sela-sela acara, diberikan kesempatan kepada Norma Yohana untuk menceritakan testimoninya saat memulai usaha dengan meminjam modal dari Kopsyah BMI sekitar 2010, sebesar Rp5 juta.

Dengan modal itu, Norma yang awalnya hanya seorang ibu rumah tangga kini sudah dikenal di Kemenaker dan daerah-daerah lain termasuk di sejumlah negara, karena mempunyai usaha distributor minuman. Kini ia sudah memiliki 10 SPG, 2 sopir dan 1 armada.

Usai membuka acara, Prof Rully beserta rombongan menghadiri acara penyerahan hibah rumah siap huni kepada Ramsinah, persembahan Kopsyah BMI di Kampung Katomas, Tigaraksa. Acara juga dihadiri Wakil bupati tangerang H Mad Romli SH MM, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para anggota Kopsyah BMI.

Ini rumah ke-183 yang dibangun kopsyah BMI dan yang ke-116 di Kabupaten Tangerang. “Semangat kami adalah berbagi, ini sebagian dari keuntungan koperasi kita berikan ke sini. Dan yang membangun koperasi konsumen Kopsyah BMI,” jelas Kamarudin.

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli dalam kesempatan itu langsung menyatakan menjadi anggota Kopsyah BMI. Ia juga mengapresiasi Kopsyah BMI yang turut berpartisipasi membangun masyarakat. (tety)

Related posts

Tekan Impor Jagung, GPMT – 29 Kadis Pertanian Provinsi Jalin Kemitraan

Tety Polmasari

Pidato Kenegaraan di DPR, Presiden Bertekad Lakukan Percepatan Pembangunan

Tety Polmasari

Terpapar Abu Kelud, Ribuan Warga Sakit

Tety Polmasari

Leave a Comment