1.6 C
New York
29/02/2020
Aktual Jabodetabek

Korban Banjir Butuh Air Minum Kemasan Plastik


Menko PMK Muhadjir di lokasi pengungsian korban banjir, di Aula Perkumpulan Kharisma Usada Mustika (Yaskum) Indonesia, Kembangan, Jakarta Barat.

.

JAKARTA (Pos Sore) —
Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung, DR Ahmad Zainal Abidin, menilai, saat terjadi bencana, kebutuhan air botol kemasan plastik menjadi pilihan terbaik sebagai sumber hidrasi. Kemasan plastik PET unggul dalam melindungi kualitas air minum yang sangat dibutuhkan pada saat bencana termasuk bencana banjir.

“Air mineral menggunakan kemasan yang baik karena telah menerapkan standar produksi yang ketat sehingga dari kualitas bisa dipastikan aman. Selain higienis, air mineral juga sangat praktis karena dapat langsung digunakan tanpa harus memasak air minum terlebih dahulu, atau menggunakan gelas dan tumbler yang harus dicuci di saat air bersih sulit untuk didapat,” ujarnya.

“Dari kondisi di pos pengungsian terbukti air kemasan masih sangat dibutuhkan masyarakat. Air dalam botol plastik PET sudah lama menjadi solusi bagi kebutuhan air minum, karena higienis dan praktis,” kata Ahmad.

Menurutnya, pelarangan air minum dalam kemasan botol plastik yang selama ini terus digaungkan sejumlah lembaga dan kementerian sebagai kebijakan yang keliru. “Kondisi di pos pengungsian ini membuktikan masyarakat masih sangat membutuhkan air minum kemasan dalam botol plastik,” tugasnya.

Selama ini, kata Ahmad, terjadi kesalahpahaman di masyarakat yang menganggap botol PET sebagai biang keladi kerusakan lingkungan. PET mendapat stigma negatif karena dianggap tidak ramah lingkungan. Padahal sesungguhnya banyak sekali manfaat dari air minum yang menggunakan kemasan PET ini.

Ia menjelaskan, botol PET merupakan mata pencaharian bagi banyak kalangan. Mulai dari pembuat botol PET, para pekerja pabrik air minum dalam kemasan, hingga para pemulung dan industri daur ulang botol PET. “Jadi, tidak hanya produk air kemasannya yang berguna, kemasan PET dari air mineral pun setelah menjadi sampah masih sangat bermanfaat,” tandasnya.

Ahmad menambahkan, sampah botol PET bisa didaur ulang menjadi produk yang bermanfaat. “Itu sebabnya mengapa botol PET itu dicari pemulung dari pagi sampai pagi lagi,” tambahnya. Ia menegaskan, sampah botol PET adalah aset dan telah memberikan keuntungan pada hampir 5 juta orang pemulung di seluruh Indonesia.

Athika Fauzyah anggota Komunitas Plastik untuk Kebaikan membenarkan pernyataan Ahmad Zainal saat memberikan bantuan air mineral kepada korban banjir di Ciledug Indah, Jumat (3/1). Para pengungsi saat ini sangat membutuhkan air minum yang higienis.

Selain aman dan higienis, dalam kondisi darurat di pos pengungsian ini, masyarakat membutuhkan makanan dan minuman yang praktis dan siap santap agar dapat langsung digunakan memenuhi kebutuhan mereka. Air mineral juga praktis untuk kebutuhan para pengungsi. (tety)

Related posts

Soal Kenaikan STNK dan BPKB, Presiden: yang Naik Biaya Administrasinya

Tety Polmasari

How To Start A Work from home Affiliate Business On The Internet

Tety Polmasari

PKPU Pertahankan ISO 9001.2008

Tety Polmasari

Leave a Comment