1.6 C
New York
29/02/2020
Aktual Kesra

SNMPN 2020: Politeknik Negeri Media Kreatif Siapkan 1920 Kursi untuk Calon Mahasiswa

JAKARTA (Pos Sore) — Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Dr. Purnomo Ananto, MM, mengatakan politeknik yang dipimpinnya siap menampung sekitar 1920 kursi untuk calon mahasiswa tahun ini. Angka ini meningkat 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini seiring dengan program pemerintah yang ingin meningkatkan jumlah lulusan vokasional.

“Selain itu, pendidikan tinggi politeknik banyak dimimati oleh kalangan milenial, sesuatu yang dibutuhkan oleh kalangan milenial terjawab di politeknik. Dan, khusus di Politeknik Negeri Media Kreatif, ada 13 program studi yang ternyata banyak peminatnya juga,” kata Purnomo, kemarin, ketika dimintai tanggapannya mengenai
Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) 2020, yang pendaftarannya dimulai kemarin hingga Maret 2020.

Industri kreatif yang kini menjadi perhatian penuh pemerintah, dinilainya, ikut mendongkrak peminat calon mahasiswa untuk mengenyam pendidikan tingginya di politeknik. Hal ini semakin dipertegas dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang dalam sejarahnya di Indonesia baru yang pertama kali.

Sejalan dengan itu, Polimedia pun berbenah dengan menambah fasilitas dari 13 program studi: Desain Grafis, Desain Mode, Multimedia, Game Technology, Animasi, Penerbitan, Periklanan, Penyiaran, Fotograpi, Teknik Grafika, Teknik Kemasan, Pengelolaan Perhotelan, Kuliner.

Prodi-prodi ini, menurutnya, menjadi kebutuhan kalangan millenial yang akrab dengan industri kreatif, industri yang tengah tren digandrungi anak-anak muda. Meski belum semua prodi mampu menjawab seluruh bidang industri kreatif, setidaknya di Polimedia cukup lengkap dibanding di politeknik negeri lainnya.

“Sebenarnya ingin menampung lebih banyak lagi, tapi kan harus disesuaikan dengan daya tampung. Setiap kelas itu daya tampungnya 32 mahasiswa. Kalau peminatnya banyak kita buka dua kelas seperti prodi Broadcast, Animasi. Kalau peminatnya biasa saja, ya dibuka 1 kelas. Tapi ada prodi yang kita anggap biasa-biasa saja ternyata peminatnya cukup banyak seperti Pariwisata yang tadinya kita targetkan 1 kelas eh jadi 2 kelas,” tuturnya.

Menurutnya, peminat masuk politeknik cukup besar karena memang menjadi incaran kalangan milineal. Terlebih program studi di politeknik negeri sesuai dengan kebutuhan generasi milenial yang lebih mengasah kemampuan di bidang kreatif, sesuatu yang sangat dibutuhkan generasi sekarang saat ini. (tety)

Related posts

Kerusakan Lingkungan Timbulkan Kerawanan Sosial

Tety Polmasari

KPK Terus Usut Uang THR ke Komisi VII DPR RI

Tety Polmasari

Three or more Suggestions Every person Company Really wants to Know About Organization Blogging Subject Material

Tety Polmasari

Leave a Comment