25.3 C
New York
11/08/2020
Aktual

1,2 Ton Sabu Dimusnahkan Di Polda Metro Jaya

JAKARTA (Pos Sore) — Barang bukti sabu 1,2 ton milik tersangka jaringan Internasionl Timur Tengah yang ditangkap di Serang dan Sukabumi  periode dua bulan terakhir (Mei-Juni) dimusnahkan di halaman Mapolda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020). Selain sabu, juga dimusnahkan  ekstasi 35.000 butir dan ganja kering 410 kg.

Pemusnahan barang haram tersebut disaksikan Kapolri Jenderal  Pol Idham Azis, Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit P, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Drs Nana Sudjana, Kadiv Humas, Irjen Pol Argo Yuwono, Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Hendro Pandowo dan pejabat lainya. Turut hadir Ketua MPR, Bambang Susatyo dan Ketua Komisi III Hermana Herry.

Dalam sambutannya, Idham Azis mengatakan kejahatan narkoba tergolong kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime) dan lintas negara (Transnational Crime) menjadi ancaman bagi bangsa, khususnya generasi milenial yang dapat menyerang segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Jenderal bintang empat itu menyoroti bahaya narkoba bukan saja menyangkut warga, tapi bisa juga internal kepolisian. “Saat Kapolda melapor ada barang bukti, saya langsung minta dimusnahkan, karena bahaya narkoba bisa datang dari dua sisi yakni luar dan dalam. Luar dari orang lain, dalam bisa polisinya sendiri,” ucap Idham.

Mantan Kabareskrim itu menjelaskan jika barang haram itu tidak cepat dimusnahkan  bisa menggoyang iman. “Iman bisa goyang, pegang segenggam bisa menghasilkan miliaran. Itu mamang kadang-kadang. Kalau ngomong ini (mungkin) banyak yang tidak suka, Tapi memang begini kondisinya,” tegasnya.

Setelah mendapat perintah, Kapolda langsung melakukan kegiatan pemusnahan  barang bukti tersebut. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi kita semua, bagaimana cara kita terus, terutama dalam memperkuat komitmen untuk memberantas narkoba dan menjaga masa depan generasi muda,” sebut Nana.

Sementara itu, Kabareskrim  Listyo Sigit Prabowo menyatakan barang bukti tersebut di atas, sabu 1,2 ton dapat merusak  6 juta orang, ekstasi 35 ribu butir merusak 75.500 orang dan  ganja merusak 82.000 orang.  Ini dapat merusak masa depan jutaan orang.

“Jika rata-rata konsumsi sabu 0,2 gram per orang, ekstasi 2 butir per orang dan juga ganja, maka potensi kerusakan anak bangsa bisa mencapai enam juta orang lebih,” tutur Sulistyo. (marolop)

 

Related posts

Pembangunan Pabrik Garam Industri di NTT Tunggu Penyediaan Lahan

Tety Polmasari

Rawat Gedung DPR Butuh Dana Rp59,2 Miliar!

Tety Polmasari

#BerbagiKreasiKRAFT Ajak Para Ibu Berbagi Kebahagian dengan Yatim Piatu

Tety Polmasari

Leave a Comment