16.8 C
New York
20/09/2020
Aktual Ekonomi

Bulog Buka Hotline 0813-9886-4936 untuk Ngontrol Penyaluaran Bansos

POS SORE – Untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, manajemen Perum BULOG membuka pengaduan melalui hot-line dengan nomor 0813-9886-4936 untuk masyarakat penerima bantuan sosial atau Bansos Tahap II yang dipesan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Layanan pengaduan tersebut sebagai bentuk komitmen Perum BULOG guna memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik kepada masyarakat. Menurut Sekretaris Perusahaan Perum BULOG, Awaludin Iqbal sebagaimana pada penyaluran bansos tahap I, Perum BULOG akan konsisten memberikan beras kualitas terbaik untuk bansos pada masyarakat terdampak Pandemi Covid-19.

“Kami konsisten memberikan layanan Hot-line untuk masyarakat penerima bansos tahap II di Kabupaten Bogor yang terdampak Pandemi Covid-19. Masyarakat dapat mengadukan dengan menunjukkan bukti fisik sehingga dapat ditindak lanjuti untuk ditukar dengan beras baru apabila betul terjadi ketidak sesuaian kualitas,” tutur Awaludin di ruang kerjanya, Senin (10/8).

Masyarakat dapat mengadukan dengan menunjukkan bukti fisik sehingga dapat ditindak lanjuti untuk ditukar dengan beras baru apabila betul terjadi ketidak sesuaian kualitas

Layanan hot-line yang dibuka Perum BULOG ini diapat dimanfaatkan masyarakat dalam melaporkan dengan menyertakan bukti fisik jika ada ketidaksesuaian kualitas beras yang diterima. Apabila betul terbukti ada ketidaksesuaian kualitas beras yang diterima, maka Perum BULOG akan segera mengganti beras tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu resah mengenai kualitas beras seperti yang sempat menjadi kegaduhan pada pendistribusian beras bansos tahap pertama,” tegas Awaludin.

Perum BULOG juga berkoordinasi dengan Pemkab Bogor dengan memperketat pemeriksaan beras bansos tahap II untuk di Kabupaten Bogor sejumlah 6.000 ton untuk 200.000 keluarga terdampak Pandemi Covid-19.

Tidak hanya itu kata Awaludin, Pemkab Bogor juga menggandeng anggota TNI untuk pendistribusian bansos seperti pada pendistribusian bansos tahap I sebelumnya. “Kita berharap kejadian tidak menyenakan sebagaimana terjadi pada penyaluaran sebelumnya tidak akan terulang kembali,” Awaludin menjelaskan. (aryo)

 

Related posts

Koperasi di Pesisir Utara Jatim Layak Jadi Percontohan Nasional

Tety Polmasari

Stagnant Horse Speed Betting Court Ruling Helps The Sport

Tety Polmasari

DPR Keluhkan Potongan Dana BSM

Tety Polmasari

Leave a Comment