20.7 C
New York
18/09/2021
Aktual Industri Kreatif Pendidikan

Selama 3 Hari Eduprint Polimedia Expo 2020 Tampilkan Karya Terbaik Mahasiswa

Eduprint Polimedia Expo 2020 ini bentuk nyata dari visi Polimedia sebagai kampus vokasi yang mengutamakan inovasi dan kolaborasi sehingga menghasilkan lulusan untuk kebutuhan industri kreatif

JAKARTA (Pos Sore) — Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) bersama Majalah Print Pack menyelenggarakan Eduprint Polimedia Expo 2020 yang berlangsung pada 25-27 November 2020 di Tower Polimedia, Jakarta. Kegiatan yang bertemakan “New Normal, New Hope, New Opportunity” ini menyajikan beberapa pameran industri percetakan, kemasan, dan lainnya.

Mengingat masih pandemi Covid-19, kegiatan ini tetap dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Jumlah orang dalam setiap venue juga dibatasi. Karenanya, kegiatan ini juga disiarkan secara virtual di channel Youtube Polimedia TV untuk memenuhi animo masyarakat yang ingin menyaksikan kegiatan ini.

Direktur Polimedia Dr. Purnomo Ananto, MM saat membuka resmi Eduprint Polimedia Expo 2020, mengatakan kegiatan ini sebagai upaya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk unjuk kebolehan. Ke-14 program studi yang terbagi dalam empat jurusan — Teknik Grafika, Penerbitan, Desain, dan Pariwisata, terlibat dalam kegiatan ini dengan menampilkan karya-karya terbaiknya.

“Kegiatan ini merupakan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha dan industri untuk mewujudkan hubungan yang mutualisme. Hal ini juga menjadi wujud kerja sama Kampus Merdeka di mana Polimedia sebagai lembaga pendidikan turut melakukan kerja sama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha,” katanya.

Ananto menambahkan, Eduprint Polimedia Expo 2020 ini juga sebagai usaha agar terjadi link and match sehingga memberikan sinergi yang lebih baik. Selain itu, sebagai bentuk nyata dari visi Polimedia sebagai kampus vokasi yang mengutamakan inovasi dan kolaborasi sehingga menghasilkan lulusan untuk kebutuhan industri kreatif.

“Semua program studi di Polimedia harus memiliki karya yang bisa dipamerkan kepada publik. Terutama karya-karya baik berupa produk maupun jasa yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Untuk hal ini kita boleh sombong, tapi dalam hal prestasi. Jadi peraihan apapun harus dipublikasikan supaya masyarakat tahu, sehingga nantinya menciptakan peluang kolaborasi,” katanya.

Direktur Polimedia Dr. Purnomo Ananto, MM didampingi Ketua Penyelenggara Suhendra Marzs memberikan keterangan pers terkait kegiatan Eduprint Polimedia Expo 2020 yang berlangsung selama 3 hari.

Menurutnya sebagai perguruan tinggi vokasi, Polimedia tidak sekedar menjadi kampus yang melahirkan lulusan siap kerja. Kampus juga didorong menghasilkan penelitian atau riset yang dapat dihilirisasi dan dikomersiilkan oleh dunia industri. Guna memenuhi kebutuhan pendidikan vokasi di wilayah barat dan timur Polimedia juga memiliki Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang berada di Medan dan Makassar.

Untuk menghasilkan riset yang mengarah pada komersialisasi, Purnomo mengatakan Polimedia mendorong dosen dan mahasiswa melakukan riset besar dengan biaya berkisar Rp800 juta hingga Rp1,5 miliar. Riset berbiaya mahal ini tentunya harus menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan kalau mungkin bisa dipatenkan.

“Riset-riset kelas 5 jutaan rupiah hasilnya hanya kertas, paper, publikasi. Itu sudah tidak kita lakukan. Sekarang kita dorong riset yang benar-benar tidak sekedar paper tapi dapat berbentuk produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi sesuai dengan kebijakan Kemendikbud,” tambah Purnomo.

Ketua Panitia Penyelenggara Suhendra Marzs mengatakan kegiatan ini dibuka untuk umum dengan menyajikan beberapa pameran industri percetakan, kemasan, dan lainnya. Peserta eduprint Polimedia expo 2020 terdiri dari mahasiswa dan industri atau DUDI, baik industri cetak konvensional maupun digital.

Total booth keseluruhan terdapat 22 booth, 14 booth dari beberapa program studi dan UKM Polimedia, 8 industri kreatif, serta Café yang di kelola secara khusus oleh Prodi Seni Kuliner. Kegiatan ini juga menampilkan beberapa kegiatan menarik lainnya seperti lomba foto, lomba booth terbaik, fashion show, print talkshow, webinar, live broadcast dan sebagainya.

Semua rangkaian kegiatan akan disiarkan secara langsung di kanal youtube tersebut, juga dipublish oleh Majalah Printpack Indonesia yang memiliki akses luas hingga manca negara. (tety)

Related posts

Natamukti Award 2019 Buktikan Kepala Daerah Semakin Peduli Kemajuan UMKM Indonesia

Tety Polmasari

Pencernaan Sehat, Tumbuh Kembang Anak Optimal

Tety Polmasari

Mulyanto Sebut Draf PP Tentang Minerba Yang Diterbitkan Pemerintah Tak Sesuai RUH UU

Akhir Tanjung

Leave a Comment