11.8 C
New York
06/05/2021
Aktual Kesra Pendidikan

DKAI 2020, Pelajar SD Buktikan Pandemi Covid-19 Bukan Penghalang Hasilkan Karya Inovatif

JAKARTA (Pos Sore) — Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia ternyata tidak menjadi halangan bagi pelajar Sekolah Dasar untuk berkreasi dan berinovasi. Setidaknya, hal ini dibuktikan dari kegiatan Dancow Kreasi Anak Indonesia (DKAI) yang bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

DKAI adalah kompetisi antar sekolah dasar yang diadakan Dancow FortiGro yang mengajak anak-anak untuk berpikir kreatif dan peduli dengan permasalahan sekitar. Melalui kompetisi ini, anak-anak Indonesia terlihat memiliki kemampuan dan daya imajinasi yang sama baiknya seperti anak-anak dari berbagai negara di dunia.

Dancow FortiGro berkomitmen untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, dan terus melakukan berbagai kegiatan positif dan edukatif bagi anak-anak Indonesia. Nestlé menggunakan potensi makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, saat ini dan untuk generasi mendatang.

Tahun ini, DKAI pun bertransformasi menjadi kompetisi yang sepenuhnya berbasis digital, yang diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para pelajar dan pengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk terus semangat, berprestasi dan berkreasi di bidang ilmu pengetahuan & teknologi, nuritisi, lingkungan serta seni & kreativitas.

Dari kompetisi ini ribuan karya para pelajar yang terkumpul cukup membuat tim juri pusing menentukan juaranya. Semuanya penuh kreasi, inovatif, dan memiliki nilai lebih. Meski akhirnya, sudah terpilih para juara, bukan berarti yang tidak memenangi DKAI karyanya jelek. Tapi tim juri harus memilih yang terbaik dari yang terbaik.

“Program Dancow Kreasi Anak Indonesia (DKAI) ini untuk mendukung anak Indonesia dengan produk bernutrisi dan dalam mengembangkan kreativitas mereka dan peduli dengan permasalahan di sekitarnya, bahkan saat ruang gerak belajar mereka terbatas,” kata Ganesan Ampalavanar, Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia, Kamis (17/12/2020).

Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI mendukung kehadiran DKAI secara daring ini. Kegiatan ini dinilai menghadirkan solusi inspiratif, baik bagi para pelajar, pengajar di sekolah, maupun orang tua untuk mengatasi kejenuhan yang diakibatkan oleh sistem pembelajaran jarak jauh. Dan, terbukti anak-anak bisa terus berprestasi, berkreasi dan berinovasi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi muda yang kompetitif, kreatif, innovatif serta berkarakter baik dan berkualitas untuk mendukung Generasi Emas Indonesia 2045.” ujar Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dikatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengapresiasi apa yang dijalankan Nestlé melalui program DKAI ini yang mengajak para pelajar sekolah dasar untuk berpacu dengan berkreasi dan berinovasi sesuai dengan minat mereka di bidang ilmu pengetahuan & teknologi, nutrisi, lingkungan hidup, serta seni & kreativitas.

Dancow Kreasi Anak Indonesia tahun 2020 menjadi lebih istimewa karena menyasar cakupan yang lebih luas yaitu siswa-siswi kelas satu 1-6 SD. Berlangsung sejak September, Program DKAI 2020 telah mengumumkan 40 ide kreasi terbaik. Para peserta menuangkan idenya ke dalam video presentasi berdurasi lima menit.

Program DKAI 2020 berhasil menuai antusiasme 1,705 pelajar SD dari seluruh Indonesia. Begitu banyak kreativitas yang dihasilkan dari ide-ide para pelajar ini. Karenanya, seluruh anak yang telah mengumpulkan idenya sejatinya juga pemenang.

“Saya berharap DKAI dapat menginspirasi anak-anak Indonesia untuk lebih berani dalam mengekspresikan ide dan pemikiran mereka,” Shahnaz Haque, artis dan pemerhati pendidikan anak, yang menjadi perwakilan juri DKAI 2020.

Menurutnya, jika semua anak dengan bantuan orangtua dan guru dapat memupuk sejak dini kemampuan kognitif (associating), keingintahuan (questioning), pengamatan (observing), melakukan jejaring (networking) serta melakukan percobaan (experimenting), maka potensi inovasi mereka akan berkembang pesat, dan mendukung kemajuan Indonesia di masa depan.

Pada kesempatan istimewa ini, Nestlé juga menyerahkan 10,000 paket nutrisi Dancow FortiGro. Nestlé berharap, kontribusi kecil ini dapat mendukung proses pembelajaran dan pertumbuhan anak-anak Indonesia secara optimal, terutama periode pandemi COVID-19 penuh tantangan ini.

“Kami percaya anak-anak memiliki peranan penting yang akan menentukan kualitas bangsa di masa yang akan datang. Besar harapan kami, DKAI maupun berbagai program edukatif lainnya dari Nestlé dapat terus menjadi bagian dari proses pertumbuhan sang Buah Hati dan melahirkan inovasi yang membanggakan untuk masyarakat,” tutup Ganesan.

Berikut para pemenang DKAI 2020

Kategori Kelas Inovasi Pilar Nutrisi:
Juara 1 : SDN Klojen asal Malang dengan karya Cookies Kemas (Cookies Kelor Kayu Manis)
Juara 2 : SD Ta’mirul Islam asal Surakarta dengan karya Gimbab Kari Tape
Juara 3 : SDN Campurejo 2 asal Kediri dengan karya Susu Rempah
Juara Harapan 1 : SD Muhammadiyah GKB 1 asal Gresik dengan karya Es Krim Sehat Pelangi
Juara Harapan 2 : SDN Rungkut Menanggal I/582 asal Surabaya dengan karya Mie Sehat ala DANCOW

Pilar Lingkungan:
Juara 1 : SD Darul Hikam asal Bandung dengan karya Multi Solusi Ecobrick Kreasi Rumah Kucing
Juara 2 : SD Negeri 1 asal Wonosobo dengan karya Composteble Pot dari Limbah Kulit Buah Carica
Juara 3 : SDN Dandangan 2 asal Kediri dengan karya Sampah Organik untuk Kehidupan
Juara Harapan 1 : SD Kristen Widya Wacana Jamsaren asal Surakarta dengan karya Saka Wangsa
Juara Harapan 2 : SD Percobaan Medan asal medan dengan karya Shampoo Herbal

Pilar Seni & Kreativitas
Juara 1 : SD Muhammadiyah Manyar asal Gresik dengan karya Drakor (Damar Kurung Korona)
Juara 2 : SD Pertiwi asal Bogor dengan karya Lagu Di Rumah Aja
Juara 3 : SD Sonosewu asal Bantul dengan karya Inovasi Limbah Sawah Ketela Pohon Juara Harapan 1 : SD Sebomenggalan asal Purworejo dengan karya Tari Ingat Pesan Ibu Juara Harapan 2 : SD Al Irsyad asal Cirebon dengan Karya New Normal Kit

Pilar IPTEK
Juara 1 : SDN Ngindeng Jangkungan 1 asal Surabaya dengan karya Alat Cuci Tangan Otomatis
Juara 2 : SDN Al Irsyad asal Cirebon dengan karya Automatic Trash Can
Juara 3 : SD Bintang Madani asal Bandung dengan karya Internet Bertenaga Gowes Juara Harapan 1 : SD Kristen Widya Wacana Jamsaren asal Surakarta dengan ALBA MALU (Alarm Bak Mandi Anti Luber)
Juara Harapan 2 : SD Landungsari asal Malang dengan karya Energi Alternatif dari Energi Air

Juara Favorit: SD Negeri 1 asal Wonosobo dengan karya Composteble Pot dari Limbah Kulit Buah Carica
Guru Pendamping Terbaik: Ahmad Fadli Silaen dari SD Percobaan Medan

Related posts

Masakan Nusantara di Ajang Indonesian Culinary Fair Tokyo 2016 Disukai Orang Jepang

Tety Polmasari

SBY Perluas Kesejahteraan ke Pelosok

Tety Polmasari

Andi Akmal Harapkan Modifikasi Cuaca Dapat Hindari Kebakaran Hutan Lahan Gambut

Akhir Tanjung

Leave a Comment