11.7 C
New York
11/05/2021
Aktual Ekonomi

Direktorat Metrologi Dukung Pengembangan Kopi Lewat Pengukuran Akurat

POSSORE.COM – Direktorat Metrologi membuka peluang peningkatan mutu komoditas kopi nasional melalui peran metrologi atau pengukuran dalam setiap proses pengolahan kopi mulai dari hulu (pertanian) hingga ke hilir (penjualan).

Dalam Talkshow Verificoffee: Pengukuran di balik Cita Rasa Kopi, Rusmin Amin, Direktur Metrologi menyampaikan Metrologi memiliki peran penting dalam mendukung penciptaan mutu dan cita rasa kopi Indonesia. Konsep Verificoffee diperkenalkan untuk memperlihatkan bahwa pengukuran berada dibalik setiap proses dalam pengolahan kopi.

Dengan pengukuran yang pas, kata Rusmin Amin, bisa memperngaruhi kualitas dan cita rasa kopi pada saat disajikan. Parameter seperti suhu, kadar air, kelembaban, tekanan, dan waktu adalah faktor yang selama ini masih diukur berdasarkan intuisi para pelaku yang terlibat dalam industri pengolahan kopi.

Indonesia sebetulnya mampu menghasilkan kopi terbaik di dunia. Karena itu saya mengapresiasi keberadaan teknologi pengukuran yang tepat untuk pengembangan Kopi Indonesia oleh direktorat metrologi

“Penerapan teknologi pengukuran dalam setiap proses pengolahan kopi akan menjadikan kualitas kopi Indonesia menjadi lebih terukur.” tutur  Rusmin Amin.

Faqih Asikin, master trainer budidaya kopi dari SCOPI, mendukung pernyataan Rusmin Amin bahwa pengolahan kopi yang terukur menjadi hal yang dibutuhkan oleh petani dan para pelaku industri pengolahan kopi. “Selama ini, parameter ukuran seperti ketinggian, suhu udara, curah hujan, kelembaban, sifat tanah dan kemiringan, bahkan kadar air, masih masih dilakukan secara konvensional..

“Bagi mereka yang terlibat dalam pengolahan, sektor hulu menjadi hal yang penting karena akan mempengaruhi kelanjutan proses berikutnya. Karena itu keseimbangan produksi dan konsistensi mutu menjadi perhatian utama para pelaku pengolahan kopi,” tegas Faqih Asikin.

Faqih menjelaskan, kopi di sektor hulu harus tetap menjaga produktivitas agar seimbang. Kopi tidak sekedar ditanam tetapi harusn ada kecocokkan.  Disinilah perlunya peran Metrologi dalam melakukan metodologi pengukuran.

Sementara itu Abdul Rochim yang merupakan founder Rumah Kopi Nusantara, yang merupakan user di sektor hilir menegaskan bahwa Indonesia punya jenis kopi yang beragam.  Semua jenis kopi tersebut tentunya harus diolah sedemikian rupa agar  kopi Indonesia bercita rasa tinggi.

“Bagi kami, kopi Indonesia harus enak. Namun untuk mewujudkan cita rasa enak itu perlu upaya keras agar kopi Indonesia punya cita rasa yang konsisten.. Indonesia sebetulnya mampu menghasilkan kopi terbaik di dunia. Karena itu saya mengapresiasi keberadaan teknologi pengukuran yang tepat untuk pengembangan Kopi Indonesia oleh Direktorat Metrologi,” katanya..

Direktorat Metrologi sendiri telah menyiapkan infrastruktur pengembangan mutu kopi Indonesia. Dengan  Laboratorium Meter Kadar Air yang berlokasi di Direktorat Metrologi, Jalan Pasteur No. 27 Bandung ini bisa dimanfaatkan  para pelaku pengolahan/industri kopi agar kualitasnya lebih meningkat.

“Direktorat Metrologi dan Kementerian Perdagangan secara umum akan menggandeng perguruan tinggi dan juga pelaku industri pengolahan kopi untuk membangun konsep pengukuran yang mendukung peningkatan kualitas kopi.” tegas Rusmin Amin. (aryo)

Related posts

Tak Ada Kaitan Imlek dengan Musim Hujan

Tety Polmasari

Sleman Terus Kobarkan Semangat Satriya dalam Wujudkan Tertib Ukur

ARYODEWO

Dunia Usaha Butuh Gubernur Akomodatif Hadapi Persaingan Di MEA

Tety Polmasari

Leave a Comment