11.8 C
New York
06/05/2021
Aktual

Wakil Rakyat Sukabumi: Bukan Kali Ini Saja Pemerintahan Jokowi Impor Garam

JAKARTA, Possore.com– Legislator dari Dapil IV Provinsi Jawa Barat, drh Slamet mengkritisi rencana Pemerintah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimpor 3,7 juta ton garam tahun ini.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dalam webinar nasional yang digelar bidang Tani dan Nelayan DPP PKS dengan ‘Polemik Impor Garam Mau Sampai Kapan?’ mengatakan, luas laut Indonesia sangat membanggakan. “Namun, belum mampu kita banggakan dengan potensi yang mampu kita kelola,” kata wakil rakyat dari Kabupaten dan Kota Sukabumi ini.

Slamet menjelaskan, dari total neraca garam Indonesia, 2,9 juta ton di antaranya berasal dari impor. Alasan Pemerintahan Jokowi melakukan impor ini selalu sama, yakni produk lokal yang dianggap belum memenuhi standar. “Justru di sini seharusnya Pemerintah berperan dengan cara mendorong pengembangan produk dalam negeri,” jelas Slamet.

Dokter hewan lulusan Universitas Udayana, Bali tersebut memaparkan, kebiasaan impor garam ini tidak hanya terjadi 2021. Dalam periode sebelumnya, Indonesia rata-rata mengimpor 2,3 juta ton garam setiap tahunnya. “Impor ini 80 persen dari Australia, 19 persen dari India, sisanya negara lain,” demikian drh Slamet. (decha)

Related posts

Jokowi Disarankan Gaet Akbar Tandjung

Tety Polmasari

Perampok Pakai Senjata Mainan, Dihajar Massa

Tety Polmasari

Pembunuh dan Pemerkosa Bocah 13 Tahun Ditembak Mati

Tety Polmasari

Leave a Comment