22.3 C
New York
14/06/2021
Aktual Kesra

Menteri Bintang Temui Bayi Jos, Pastikan Dapat Perawatan Terbaik Pasca Selamat dari Bencana NTT

KUPANG (Pos Sore) — Senyum merekah terpancar dari wajah mungil bayi laki-laki berusia 10 bulan, bernama Jos Rehan, saat berada dalam pelukan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga. Senyum ini seakan mengisyaratkan begitu tangguh dan kuatnya Josh serta adanya harapan dan mimpi yang ingin dia kejar di masa depan.

Jos, bayi laki-laki korban selamat dari bencana banjir bandang yang melanda Kampung Ileba, Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada awal April 2021.

Namun, di balik senyum hangat yang terpancar, terdapat kisah pilu yang dialami Jos. Kedua orangtuanya, yaitu Kenen Maure dan Susana Putriani Mande yang ikut tersapu gelombang banjir bandang saat kejadian bersama Josh, hingga saat ini masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

Jos sempat ikut terbawa derasnya arus banjir bandang dan baru bisa ditemukan setelah kurang lebih dua jam terbawa hanyut dengan posisi terkubur di dalam lumpur.

Mendengar kabar mengenai Jos, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang diwakili Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak melakukan penelusuran untuk mengetahui keberadaan dan kondisi Jos.

Setelah mendapatkan informasi yang cukup, Menteri Bintang bersama jajaran Kemen PPPA yang berjumlah terbatas mengunjungi kediaman Paman Jos, Robert Jaffray Tubulau yang saat ini merawat dan mengasuh Jos bersama istrinya di Kota Kupang, Provinsi NTT (4/5/2021).

“Kehadiran kami di sini bertujuan untuk melihat kondisi dan memastikan Jos mendapatkan perawatan dan pemulihan dengan baik dan optimal,” ungkap Menteri Bintang.

Menteri Bintang menanyakan perkembangan kondisi kesehatan Jos yang diketahui mengalami masalah pada bagian telinga, sehingga terus mengeluarkan cairan. Ia juga meminta kepada pihak keluarga untuk segera membawa Jos ke dokter agar dapat diberikan perawatan medis yang tepat. “Saya mendoakan agar Jos bisa segera pulih dan ceria seperti sediakala,” tambah Menteri Bintang.

Kunjungan pada malam itu, sangat tidak disangka oleh Robert. Saat menceritakan pengalaman pilu yang dialami Jos, Robert mengungkapkan selamatnya Jos dalam bencana tersebut, bentuk Mukjizat Tuhan. Robert berharap, pemerintah khususnya melalui Kemen PPPA dapat membantu proses pemulihan kesehatan Jos Rehan, baik secara fisik maupun psikis.

Menteri Bintang sempat menggendong dan memeluk Jos untuk menghiburnya. Tidak seperti biasanya, kali ini Jos terlihat girang dipeluk Menteri Bintang padahal menurut Robert, Jos anak yang sulit digendong oleh orang yang tidak dikenalnya.

“Ibu Menteri gendong di dalam sini. Anak ini senang, padahal kalau orang baru gendong dia tidak mau tapi tadi Ibu sorong tangan dia langsung mau,” ujar Robert.

Pada kesempatan ini, Menteri Bintang memberikan bantuan tambahan biaya dan kereta dorong bayi (stroller) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dan pemulihan Josh. Kemen PPPA juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Selain itu, dilanjutkan dengan koordinasi bersama OPD terkait agar dilakukan pendampingan dalam biaya perawatan kesehatan bagi Jos dan membantu mengurus dokumen yang hilang seperti akta kelahiran.

“Saya berharap agar Jos mendapatkan pemenuhan hak terbaik di sini (Kota Kupang), terutama hak sipil, pengasuhan, dan kesehatan, termasuk perlindungan khususnya,” tegas Menteri Bintang.

Merespon hal tersebut, Robert menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ibu Menteri dan jajaran Kemen PPPA yang sudah bersedia mengunjungi langsung Josh di kediamannya. “Terima kasih Ibu Menteri, sudah mengunjungi dan peduli kepada anak kami Jos,” tutur Robert. (tety)

Related posts

Produksi Film Pendek “Selamat Jalan Kekasihku”, Andien Andalkan Laptop Acer Swift Series

Tety Polmasari

Ciptakan Peluang Bisnis Baru, Taiwan Tampilkan Inovasi Medis Foresee-X & Faspro

Tety Polmasari

Peringatan Harkopnas ke-72 Meriahkan Car Free Day di Jakarta

Tety Polmasari

Leave a Comment